Jawa Pos Radar Lawu – Keputusan Olla Ramlan untuk melepas hijab yang telah dikenakannya selama lima tahun menuai banyak perhatian publik.
Lewat sebuah unggahan di akun Instagram pribadinya, Olla menyampaikan penyesalan sekaligus permintaan maaf kepada sang ibu, serta menjelaskan alasannya mengambil langkah besar ini dalam hidupnya.
Bukan karena tekanan atau tren, Olla mengaku ingin menjalani keputusan spiritual seperti berhijab dengan niat yang utuh dan kesadaran penuh, bukan sekadar ikut-ikutan atau keterpaksaan.
Bukan Berhenti Menutup Aurat, Tapi Ingin Jujur pada Diri Sendiri
Dalam keterangannya, Olla menegaskan bahwa keputusannya melepas hijab bukan berarti ia meninggalkan nilai-nilai agama atau enggan menutup aurat.
Sebaliknya, ia justru merasa perlu jujur pada dirinya sendiri dan menjalani kehidupan spiritual dengan keikhlasan, bukan sekadar formalitas.
“Saya enggak mau berhijab hanya karena tren atau ikut-ikutan, atau bahkan untuk terlihat baik di mata orang lain.
Saya ingin melakukannya karena saya benar-benar siap dan paham esensinya,” ujar Olla dalam sebuah wawancara singkat, menanggapi kehebohan publik atas keputusannya.
Permintaan Maaf kepada Ibunda
Salah satu hal yang paling menyentuh dari langkah ini adalah bagaimana Olla menyampaikan permintaan maaf kepada ibundanya, Pissa Assarah, sosok yang selama ini menjadi panutan sekaligus tempat berlabuh spiritualnya.
Dalam unggahan Instagram yang disertai foto masa kecil bersama sang ibu, Olla menulis:
“Maafkan Olla, Ma, jika Olla belum menjadi seseorang yang bisa mama banggakan, atau jika Olla membuat mama sedih dalam perjalanan hidup ini.”
Ia juga menyatakan keyakinannya bahwa sang ibu akan selalu berada di sisinya, dalam kondisi apapun.
“Seberapa pun Olla merasa tersesat atau terjatuh, Olla tahu Mama akan selalu ada, mendukung dan percaya bahkan saat Olla sendiri kesulitan untuk percaya pada diri sendiri.”
Ungkapan ini menunjukkan bahwa keputusannya bukan diambil dengan ringan, melainkan melewati proses batin yang panjang dan pertimbangan yang dalam.
Reaksi Publik dan Dukungan Netizen
Seperti biasa, keputusan selebritas terkait simbol keagamaan sering kali menuai pro dan kontra.
Tak sedikit warganet yang menyayangkan langkah Olla, namun banyak pula yang memberikan dukungan.
Sebagian besar penggemarnya memahami bahwa spiritualitas adalah perjalanan personal, bukan sesuatu yang bisa dipaksakan atau dibatasi oleh standar sosial.
“Lebih baik jujur pada diri sendiri daripada menjalani ibadah setengah hati,” tulis seorang pengguna Instagram dalam kolom komentar unggahan Olla.
Sejumlah publik figur juga turut memberikan dukungan moral, termasuk artis-artis yang pernah melalui perjalanan serupa.
Refleksi dan Ketulusan
Baca Juga: Rekomendasi 5 Sabun Mandi yang Wanginya Bisa Bikin Ketagihan, Berasa Mandi Parfum
Langkah Olla Ramlan bisa dilihat sebagai cermin dari pergulatan spiritual yang dialami banyak orang, terutama perempuan Muslim di ruang publik.
Di tengah ekspektasi masyarakat, tidak mudah bagi seseorang untuk mengambil keputusan yang bertentangan dengan citra atau nilai yang selama ini melekat pada dirinya.
Namun, Olla menunjukkan bahwa spiritualitas sejatinya bukan hanya soal tampilan luar, melainkan kesungguhan hati dan kesadaran penuh dalam menjalankan ajaran agama.
Keputusan Olla Ramlan untuk tidak lagi memakai hijab bukan bentuk perlawanan atau penolakan terhadap nilai-nilai Islam, melainkan upaya untuk menemukan kembali makna sejati dari hijrah dan ibadah.
Ia memilih untuk tidak mengenakan hijab jika niatnya belum sepenuhnya mantap, sebagai bentuk kejujuran pada dirinya dan Tuhannya.
Sebuah langkah yang berani, dan mungkin bagi sebagian orang terasa membingungkan, tapi juga manusiawi. (*)
Editor : Riana M.Sumber : Radar Lawu