Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Yamaha F1ZR Diburu Kolektor meski Boros Bensin, Simak 5 Alasan Pamor Motor 2 Tak Ini Tetap Tinggi

Tomi Yusuf • Kamis, 15 Mei 2025 | 17:21 WIB

 

Motor Yamaha F1ZR boros bensin tapi tetap diminati.
Motor Yamaha F1ZR boros bensin tapi tetap diminati.

Jawa Pos Radar Lawu - Di tengah tren motor matic irit bahan bakar, satu nama dari era 90-an justru semakin diburu di tahun ini, yakni Yamaha F1ZR.

Motor bebek 2 tak legendaris ini memang terkenal boros bensin, namun tetap menjadi favorit banyak kolektor dan modifikator di Tanah Air.

Meski produksinya dihentikan sejak tahun 2004, pamor Yamaha F1ZR tak juga redup. Kenapa motor dengan konsumsi bahan bakar tinggi ini masih dicintai?

Berikut ini 5 alasan Yamaha F1ZR tetap diminati kendati haus BBM. 

1. Desain Sporty Tak Lekang Waktu

F1ZR punya tampilan ramping dan agresif, dengan striping khas era 2000-an yang masih digemari.

Desain lampu dan bodi depan juga menambah kesan sporty, cocok dimodifikasi ke berbagai gaya.

2. Mesin 2-Tak Bertenaga dan Responsif

Meski boros, mesin 110cc 2-tak milik F1ZR menawarkan sensasi tarikan galak yang bikin nagih. Cocok bagi mereka yang rindu performa liar motor lawas.

3. Ringan dan Lincah

Dengan bobot hanya sekitar 95 kilogram, F1ZR sangat mudah diajak manuver, baik untuk selap-selip di jalan kota maupun nikung tajam di lintasan balap.

4. Suku Cadang Aftermarket Melimpah

Modifikator masih setia pada F1ZR karena ketersediaan part variasi sangat banyak.

Mulai dari knalpot, karburator, hingga bodi variasi, semuanya mudah didapat.

5. Punya Nilai Koleksi Tinggi

Kini, F1ZR masuk kategori motor klasik. Unit yang masih orisinil dan mulus bisa tembus harga belasan juta rupiah. Komunitas F1ZR juga aktif di berbagai daerah.

Baca Juga: Antara Mio Sporty dan BeAT Karbu: Mana yang Lebih Kencang, Irit, serta Gampang Modifikasi? Ini Penjelasannya

Fakta F1ZR yang Boros dan Kurang Ramah Lingkungan

Meski memiliki banyak kelebihan, tak bisa dipungkiri bahwa borosnya konsumsi bahan bakar menjadi kelemahan utama Yamaha F1ZR.

Mesin 2-tak butuh campuran bensin dan oli samping, yang artinya biaya operasional harian jauh lebih besar dibanding motor 4-tak atau matic masa kini.

Motor ini juga menghasilkan asap putih tebal yang mulai dianggap kurang ramah lingkungan.  Di beberapa kota besar, motor 2-tak seperti F1ZR bahkan mulai dibatasi aksesnya.

Butuh Perawatan Ekstra

Pengguna F1ZR harus rutin mengecek karburator, sistem pengapian, dan selalu memastikan oli samping tersedia. Kalau kamu malas servis, siap-siap motormu rewel.

Jika mencari motor irit untuk kebutuhan harian, F1ZR jelas bukan pilihan.

Tapi kalau pencinta motor klasik, hobi modifikasi, dan punya waktu untuk merawat kendaraan tua, Yamaha F1ZR masih sangat layak dimiliki. (cor)

Editor : Andi Chorniawan
#Boros Bensin #kolektor #yamaha #modifikator #F1ZR