Jawa Pos Radar Lawu - Dalam dunia motor touring kelas berat, performa mesin memang penting, namun satu indikator yang tak pernah luput dari perhatian adalah kecepatan maksimum (top speed).
Dua model yang kini mencuri perhatian di kelas ini adalah GWM Souo S2000 dan Honda Gold Wing 1800.
Meski keduanya masuk dalam segmen moge touring premium, karakter keduanya sangat berbeda dalam hal tenaga dan top speed.
Dikutip dari Wikipedia – Souo S2000, motor touring asal Tiongkok ini mengandalkan mesin flat-eight berkapasitas 1.999 cc, yang menghasilkan tenaga hingga 151,5 hp pada 6.500 rpm dan torsi puncak 190 Nm pada 4.500 rpm.
Didukung transmisi otomatis dual-clutch 8-percepatan (DCT) serta rangka berbahan aluminium, motor ini diklaim mampu mencapai top speed hingga 210 km/jam.
Kecepatan ini juga dikonfirmasi oleh laman otomotif Carscoops, yang menyebutkan bahwa GWM sengaja merancang Souo S2000 sebagai moge touring bertenaga tinggi untuk menyaingi rival global.
Di sisi lain, Honda Gold Wing 1800 mempertahankan posisinya sebagai motor touring paling nyaman dan stabil.
Mengusung mesin flat-six 1.833 cc, Gold Wing mampu memproduksi tenaga sebesar 124,7 hp dan torsi 170 Nm, sebagaimana tercantum dalam spesifikasi resmi Honda UK.
Namun, berbeda dari Souo, kecepatan maksimum motor ini secara sengaja dibatasi secara elektronik hanya sampai 180 km/jam.
Hal ini, menurut Wikipedia – Honda Gold Wing, bertujuan menjaga kenyamanan dan kestabilan berkendara dalam berbagai kondisi, khususnya saat membawa beban touring.
Secara umum, GWM Souo S2000 menawarkan kecepatan dan akselerasi mentah yang lebih unggul, cocok bagi mereka yang mencari pengalaman touring dengan sensasi moge sport.
Sementara itu, Honda Gold Wing 1800 tetap menjadi pilihan utama bagi pengendara yang mendambakan kenyamanan jarak jauh, ketenangan berkendara, dan teknologi yang sudah sangat matang. (gar)
Editor : Tegar Rukmana