Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Kawasaki W175 SE Paling Retro? Ini Perbandingan Harga dan Spesifikasi dengan Royal Enfield

Nur Wachid • Minggu, 11 Mei 2025 | 23:19 WIB
Kawasaki W175 SE.
Kawasaki W175 SE.

Jawa Pos Radar Lawu – Di tengah gempuran motor modern bermesin besar dan berfitur digital canggih, motor klasik tetap punya tempat spesial di hati para penggemar otomotif.

Salah satu yang menonjol adalah Kawasaki W175 SE, motor retro bergaya klasik Inggris yang tampil sederhana namun penuh karakter.

Dengan harga Rp 36,2 juta (OTR Jakarta), motor ini kerap dibandingkan dengan Royal Enfield Hunter 350 dan Royal Enfield Classic 350, dua pesaing dari segmen retro yang juga punya basis penggemar kuat.

Desain Klasik Minimalis ala Kawasaki

Kawasaki W175 SE hadir dengan desain retro sejati. Tangki model tear drop, pelek jari-jari, lampu bulat, dan mesin berpendingin udara memberi kesan klasik ala motor Inggris tahun ‘70-an.

Warna Candy Arsenit Green-nya pun makin menegaskan identitasnya sebagai motor klasik sejati.

Bobotnya hanya 126 kg, dengan tinggi jok 780 mm—cocok buat pengendara Indonesia bertinggi badan sedang.

Mesin Kecil, Perawatan Gampang

W175 SE dibekali mesin 177 cc SOHC, 1-silinder, berpendingin udara, dengan sistem bahan bakar karburator Mikuni VM24.

Tenaga maksimalnya 13 PS di 7.500 rpm dan torsi 13,2 Nm di 6.000 rpm. Dengan transmisi 5 percepatan, motor ini sangat cocok untuk penggunaan harian dan touring santai.

Penggunaan karburator jadi keunggulan bagi pengendara yang lebih menyukai perawatan manual dan kemudahan perbaikan.

Baca Juga: Speknya Bikin Merinding! Motor Patwal Polisi Indonesia Ternyata Yamaha XJ900P, Pernah Ditilang Pakai Moge Ini?

Lawannya: Royal Enfield Lebih Berat, Tapi Bertenaga

Berbeda dari Kawasaki W175 SE, Royal Enfield Classic 350 mengusung mesin 349 cc 1-silinder injeksi dengan pendingin udara-minyak.

Mesin ini menghasilkan tenaga sekitar 20 PS dan torsi 27 Nm. Bobotnya mencapai 195 kg dengan tinggi jok sekitar 805 mm.

Royal Enfield unggul dalam hal torsi dan tampilan besar, tapi kalah dari sisi fleksibilitas dan kemudahan penggunaan di jalan sempit.

Sementara Hunter 350 yang lebih murah dan ringan dibanding Classic, masih jauh lebih berat dibanding W175.

Dengan bobot 181 kg, Hunter 350 tetap terasa besar, meskipun lebih ramah untuk pemula dibanding Classic 350.

Harga Jauh Lebih Terjangkau

Dengan harga Rp 36,2 juta, Kawasaki W175 SE sangat kompetitif.

Sebagai perbandingan, Royal Enfield Hunter 350 dijual di kisaran Rp 110 jutaan dan Classic 350 tembus Rp 123 jutaan (harga bisa bervariasi tergantung wilayah).

Dengan selisih lebih dari dua kali lipat, W175 SE jadi opsi menarik bagi pecinta motor klasik yang punya bujet terbatas.

Cocok untuk Koleksi dan Gaya Hidup

Meskipun kalah tenaga, Kawasaki W175 SE menang dari sisi kemudahan penggunaan, biaya perawatan, dan cocok untuk dikustomisasi.

Baca Juga: Motor Klasik Paling Autentik! Kawasaki W230 Layak Lengkapi Koleksi Royal Enfield, Harga Rp 70 Jutaan Ini Spesifikasinya

Kawasaki W175 SE ini banyak dipakai sebagai basis modifikasi bergaya bratstyle, scrambler, hingga tracker. Sementara Royal Enfield lebih condong ke gaya touring dan tampilan klasik retro berat.

Jika kamu menginginkan motor retro dengan perawatan simpel, bobot ringan, harga terjangkau, dan tampilan klasik khas Inggris, Kawasaki W175 SE adalah pilihan paling logis.

Namun, jika kamu butuh mesin lebih besar dan ingin sensasi moge klasik dengan tenaga melimpah, Royal Enfield masih jadi raja segmen retro premium. (kid)

Editor : Nur Wachid
#motor klasik #royal enfield #Kawasaki W175 SE #w175 se #kawasaki