Jawa Pos Radar Lawu - Sejak diluncurkan pada 1999, Yamaha XJ900P menjadi motor dinas yang digunakan secara resmi oleh institusi kepolisian di lebih dari 40 negara.
Dikutip dari situs resmi Yamaha Motor Global, lebih dari 6.000 unit XJ900P telah dipakai untuk keperluan pengawalan, patroli, hingga tugas berat lainnya oleh otoritas penegak hukum.
Motor ini dikembangkan berdasarkan kebutuhan riil aparat, sehingga menawarkan perpaduan ideal antara kekuatan, daya tahan, dan efisiensi pemeliharaan.
Dari segi mesin, XJ900P dibekali jantung pacu 4-silinder sejajar berpendingin udara, berkapasitas 892 cc dengan konfigurasi DOHC 4-tak.
Masih dari Yamaha Global, tenaga maksimalnya mencapai 65,8 kW pada 8.250 rpm, dengan torsi puncak 83,5 Nm pada 7.000 rpm.
Performa ini membuat XJ900P tetap responsif di kecepatan rendah maupun tinggi, sangat dibutuhkan dalam skenario tugas mendesak di jalanan kota atau jalur bebas hambatan.
Penggunaan sistem penggerak shaft drive juga jadi keunggulan penting, karena membuat motor lebih tahan banting dan minim perawatan dibanding rantai.
Yamaha XJ900P dirancang secara spesifik untuk operasional kepolisian.
Hal ini terlihat dari fitur-fitur khusus seperti lampu strobo di bagian depan dan belakang, sirene built-in, windshield tinggi, tangki besar berkapasitas 24 liter, hingga boks penyimpanan dokumen di bagian belakang.
Fairing depannya dibuat besar untuk melindungi pengendara dari terpaan angin dan hujan saat bertugas dalam waktu lama.
Desainnya pun kokoh dan terlihat “berwibawa”, cocok untuk simbol kendaraan resmi negara.
Dari sisi dimensi, motor ini memiliki bobot sekitar 297 kg, cukup berat namun sebanding dengan stabilitas yang ditawarkan.
Suspensi depannya menggunakan fork teleskopik, sedangkan di belakang memakai lengan ayun dengan sistem link.
Sistem pengeremannya juga tak main-main: cakram ganda 320 mm di depan dan cakram tunggal 267 mm di belakang, sangat efektif menghentikan laju motor besar ini dalam waktu singkat.
Berdasarkan review dari pengguna di forum Yamaha Diversions, akun bernama Steve Crown menyebut bahwa XJ900P bukanlah motor yang diciptakan untuk kecepatan maksimal, melainkan ketahanan jangka panjang dan kenyamanan jarak jauh.
Ia menulis bahwa meskipun bobotnya besar, distribusi berat XJ900P membuatnya tetap stabil, bahkan saat melintasi jalanan sempit.
Steve juga menyoroti mudahnya servis dan ketersediaan suku cadang sebagai nilai plus.
Di Indonesia, Yamaha XJ900P juga digunakan oleh satuan kepolisian untuk pengawalan tamu negara atau iring-iringan VIP.
Beberapa unitnya bisa dilihat saat bertugas dalam momen besar seperti kunjungan presiden, konvoi kenegaraan, hingga acara internasional.
Menariknya, motor ini memiliki kode khusus dan tidak dijual bebas ke masyarakat umum, menjadikannya sebagai kendaraan eksklusif untuk instansi pemerintah.
Dalam beberapa kasus, XJ900P eks-polisi dijual sebagai barang lelang dan menjadi incaran kolektor motor klasik.
Motor ini bisa dikategorikan sebagai kendaraan klasik modern yang sangat fungsional.
Keberadaannya bukan sekadar alat transportasi, melainkan simbol keandalan dan kredibilitas dalam tugas pelayanan publik.
Dengan umur produksi yang panjang dan adopsi global oleh banyak negara, Yamaha XJ900P telah membuktikan bahwa ia adalah salah satu motor polisi paling sukses dalam sejarah otomotif dunia. (gar)
Editor : Tegar Rukmana