Jawa Pos Radar Lawu - Menjelang hari bahagianya bersama Maxime Bouttier, artis dan model ternama Luna Maya menggelar bridal shower yang unik dan sarat makna di Shanghai, Tiongkok.
Tak hanya menjadi pesta perpisahan masa lajang, momen tersebut mencerminkan persahabatan, nilai budaya, dan kecermatan Luna dalam mengemas momen spesialnya.
Acara bridal shower ini tampil beda. Luna dan para sahabatnya seperti Millane Fernandez dan Marianne Rumantir mengenakan busana tradisional Tiongkok, yakni hanfu, yang bernuansa merah dan keemasan, lengkap dengan hiasan kepala khas yang memperkuat kesan klasik dan mewah.
Nuansa ini bukan sekadar pilihan gaya, tapi juga bentuk penghormatan terhadap budaya setempat.
Shanghai yang modern namun tetap menjunjung tinggi nilai-nilai tradisi menjadikan pesta ini terasa simbolis seolah mewakili perjalanan cinta Luna yang juga kaya akan nilai dan pengalaman.
Hangat, Intim, dan Penuh Emosi
Dari unggahan yang dibagikan Luna di Instagram, terlihat bagaimana ia menikmati waktu bersama sahabat.
Tawa, pelukan, dan candaan mengisi suasana, menjadikan pesta ini lebih dari sekadar selebrasi, tetapi juga momen refleksi dan rasa syukur.
Luna juga sempat berganti mengenakan mini dress putih sederhana dan bando bertuliskan “Bride to Be.”
Meski simpel, penampilan itu memancarkan aura bahagia sekaligus mempertegas statusnya sebagai calon pengantin.
Lebih dari Sekadar Pesta
Bridal shower ini menjadi pembuka rangkaian acara pernikahan Luna dan Maxime yang akan digelar di Bali pada 7 Mei 2025.
Sehari sebelumnya, pada 6 Mei, Luna juga telah menjalani prosesi siraman adat Jawa yang disiarkan langsung melalui kanal YouTube TS Media.
Banyak netizen memuji konsep bridal shower ini yang disebut elegan dan berkelas.
Selain memperkuat citra Luna sebagai publik figur yang dekat dengan akar budaya, momen ini juga menunjukkan bagaimana ia menghargai persahabatan dan proses menjelang pernikahan. (naz)
Editor : Mizan Ahsani