Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Fakta Unik Yamaha SR400 DIbanding Honda CB350RS dan Royal Enfield Classic 350, Motor Klasik Sejati!

Tegar Rukmana • Minggu, 4 Mei 2025 | 23:25 WIB
Yamaha SR400 Final Edition, motor retro sejati yang tetap mempertahankan kick starter dan desain lawas selama lebih dari 40 tahun.
Yamaha SR400 Final Edition, motor retro sejati yang tetap mempertahankan kick starter dan desain lawas selama lebih dari 40 tahun.

Jawa Pos Radar Lawu - Di tengah maraknya motor retro modern seperti Honda CB350RS yang hadir dengan fitur canggih dan gaya sporty, serta Royal Enfield Classic 350 yang tampil gagah dengan desain ala Inggris era perang dunia, Yamaha SR400 berdiri dalam kelas yang berbeda.

Motor ini tidak sekadar tampil retro—SR400 memang berasal dari era klasik itu sendiri, dan tetap mempertahankan warisan tersebut selama lebih dari empat dekade tanpa tergoda tren teknologi modern.

Dibanding CB350RS yang dilengkapi traction control atau Classic 350 yang mengandalkan nostalgia desain, SR400 justru menawarkan pengalaman berkendara yang otentik, sederhana, dan murni.

Diperkenalkan pada tahun 1978, Yamaha SR400 diproduksi tanpa banyak perubahan desain hingga 2021.

Menjadikannya salah satu motor dengan umur produksi terpanjang dalam sejarah Yamaha.

Dikutip dari Arnold’s Motorcycles, Yamaha sengaja mempertahankan desain dan mesin yang sama demi memenuhi keinginan pengendara yang mencintai kesederhanaan dan sensasi berkendara apa adanya.

Bahkan hingga edisi terakhir, SR400 tetap mengandalkan kick starter-only—tanpa tombol starter elektrik.

Hal unik lainnya adalah sistem pelumasannya yang menggunakan dry-sump, di mana oli disimpan di dalam rangka motor, bukan di bawah mesin.

Sistem ini membuat desain SR400 lebih ramping dan ringan, serta meningkatkan jarak bebas tanah.

Dikutip dari Wikipedia Yamaha SR400, ini adalah salah satu alasan mengapa SR400 terasa lincah meski bobotnya mencapai 174 kg.

Yamaha juga memperkenalkan SR400 Final Edition pada 2021 sebagai penghormatan terakhir. Varian ini diproduksi terbatas untuk pasar Jepang, dengan emblem khusus dan warna eksklusif.

SR400 Final Edition langsung diburu kolektor karena dianggap sebagai simbol terakhir dari era motor yang benar-benar “pure analog.” Masih dari sumber yang sama, versi terbatas ini tidak dijual secara global dan hanya tersedia dalam jumlah sangat terbatas.

SR400 juga populer di kalangan builder karena desain rangka dan mesinnya yang sederhana.

Dikutip dari Silodrome, motor ini adalah kanvas favorit untuk proyek café racer, brat style, scrambler, hingga flat track.

Tak seperti CB350RS yang memiliki banyak komponen elektronik, SR400 mudah dirombak dan dirawat karena minim sensor.

Yang juga menarik, SR400 sempat menjadi motor pilihan utama di Jepang karena sesuai regulasi lisensi 400cc yang berlaku ketat.

Dikutip dari Arnold’s Motorcycles, kapasitas 399cc-nya adalah angka maksimal untuk kategori SIM motor menengah di Jepang, menjadikannya motor pilihan logis sekaligus emosional bagi banyak rider muda maupun veteran. (*)

 

Editor : Nur Wachid
#Royal Enfield Classic 350 #Honda CB350RS #motor klasik #yamaha sr400 #royal enfield