Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Curug Sanghyang Taraje: Daya Tarik, Fasilitas, Harga Tiket Masuk, Jam Operasional dan Rute

Muhammad Aditya Pangestu • Sabtu, 3 Mei 2025 | 00:16 WIB
Curug Sanghyang Taraje, Garut, Jawa Barat
Curug Sanghyang Taraje, Garut, Jawa Barat

Jawa Pos Radar Lawu - Garut memang dikenal sebagai salah satu kabupaten di Jawa Barat yang kaya akan wisata alam.

Salah satu destinasi yang kini mulai mencuri perhatian para pecinta alam adalah Curug Sanghyang Taraje.

Terletak di Kampung Kombongan, Desa Pakenjeng, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Garut, curug ini menyuguhkan keindahan air terjun yang masih alami dan penuh cerita legenda.

Jika kamu berencana liburan ke sini, simak informasi lengkapnya mulai dari daya tarik, fasilitas, harga tiket, hingga jam operasionalnya berikut ini.

Daya Tarik Curug Sanghyang Taraje

Curug Sanghyang Taraje memiliki banyak keistimewaan yang membuatnya layak masuk daftar kunjunganmu.

Salah satunya adalah dua aliran air terjun yang turun berdampingan dari tebing setinggi kurang lebih 90 meter, menciptakan pemandangan dramatis dan menawan.

Air terjun ini diapit oleh dua bukit hijau yang masih rimbun dan alami, sehingga menambah nuansa sejuk dan asri.

Uniknya, curug ini terletak di aliran anak Sungai Cikandang. Saat matahari bersinar cerah, pengunjung bahkan bisa melihat pelangi kecil terbentuk dari semburan air, menciptakan panorama magis yang jarang ditemui di tempat lain.

Nama “Sanghyang Taraje” sendiri berasal dari Bahasa Sunda yang berarti “tangga para dewa”, terinspirasi dari bentuk air terjun yang menyerupai undakan.

Legenda setempat bahkan menyebut curug ini sebagai tangga yang digunakan Sangkuriang untuk mengambil bintang bagi Dayang Sumbi, hingga dikaitkan juga dengan keberadaan batu tapak kaki yang konon milik Sangkuriang.

Fasilitas yang Tersedia

Meskipun belum dikembangkan secara komersial seperti destinasi wisata besar lainnya, Curug Sanghyang Taraje sudah memiliki beberapa fasilitas dasar yang cukup memadai bagi pengunjung, antara lain:

Area parkir kendaraan, Jalur trekking menuju curug, Spot untuk beristirahat dan piknik, Warung atau kios sederhana milik warga (terkadang tersedia saat musim ramai), Area foto alami dengan pemandangan curug dan bukit

Harga Tiket Masuk

Untuk bisa menikmati pesona Curug Sanghyang Taraje, pengunjung hanya perlu membayar tiket masuk yang sangat terjangkau, yaitu:Rp. 10 ribu per orang

Harga ini bisa berubah sewaktu-waktu tergantung pengelolaan lokal, namun secara umum wisata ini masih sangat ramah di kantong.

Biaya tambahan seperti parkir kendaraan roda dua atau empat juga biasanya dikenakan secara terpisah.

Jam Operasional

Curug Sanghyang Taraje buka untuk umum setiap hari dengan jam operasional sebagai berikut:

Pukul 8 pagi sampai 5 sore

Disarankan untuk datang pada pagi atau siang hari agar mendapat pencahayaan terbaik untuk fotografi dan menghindari perjalanan pulang saat hari mulai gelap, karena akses jalan menuju lokasi melewati jalur pedesaan yang cukup sepi.

Rute Menuju Curug Sanghyang Taraje

Dari pusat Kota Garut - menuju pertigaan Garut-Cikajang-Bungbulang - Bungbulang Berhenti di Desa Cisandaan (pertigaan Garut-Bungbulang-Pamulihan) - lanjut menuju Pamulihan - ikuti gang yang menuju ke Sanghyang Taraje.(*)

Editor : Riana M.
#fasilitas #daya tarik #Harga Tiket Masuk #Curug Sanghyang Taraje #jam operasional