Jawa Pos Radar Lawu - Perbedaan Jawa 350 dengan Royal Enfield Classic 350 dalam hal akselerasi, roll-on acceleration, pengereman, dan efisiensi bahan bakar, yang memberikan gambaran jelas tentang keunggulan masing-masing motor untuk perjalanan jauh.
Dalam hal akselerasi, Jawa 350 mengungguli Royal Enfield Classic 350 secara signifikan.
Jawa 350 mampu mencapai 0-60 km/jam dalam waktu 4.07 detik, sementara Royal Enfield Classic 350 membutuhkan 6.72 detik.
Perbedaan waktu ini semakin terlihat saat keduanya diuji pada akselerasi 0-100 km/jam, dengan Jawa 350 menyelesaikan jarak tersebut dalam 12.59 detik.
Hampir setengah dari waktu yang diperlukan Royal Enfield Classic 350, yaitu 25.73 detik.
Hal ini menunjukkan bahwa Jawa 350, meskipun memiliki mesin yang lebih kecil, lebih responsif dan lebih cepat dalam akselerasi, berkat desain mesin yang lebih modern dan ringan.
Sementara itu, Jawa 350 juga lebih unggul dalam hal roll-on acceleration.
Pada pengujian akselerasi dalam gigi ketiga, Jawa 350 mencatatkan waktu 4.77 detik untuk jarak 30-70 km/jam, sedangkan Royal Enfield Classic 350 membutuhkan 8.73 detik.
Keunggulan ini semakin terasa pada pengujian di gigi keempat, dengan Jawa 350 lebih gesit mencapai 40-80 km/jam dalam 5.09 detik, sedangkan Royal Enfield Classic 350 mencatatkan waktu 11.28 detik.
Ini menunjukkan bahwa Jawa 350 memiliki mesin dengan mid-range yang lebih bertenaga dan responsif, membuatnya lebih cocok untuk berkendara di kota dengan stop-start traffic.
Dalam hal pengereman, Jawa 350 juga lebih unggul.
Pengujian pengereman dari 80-0 km/jam menunjukkan bahwa Jawa 350 membutuhkan jarak 35.95 meter, lebih pendek dibandingkan Royal Enfield Classic 350 yang memerlukan 38.73 meter.
Hal yang sama terjadi pada pengereman dari 60-0 km/jam, dengan Jawa 350 mencatatkan waktu 20.54 meter, sedangkan Royal Enfield Classic 350 membutuhkan 21.85 meter.
Meskipun model Jawa 350 yang diuji menggunakan ABS saluran tunggal dengan rem drum belakang, pengeremannya tetap lebih baik dibandingkan dengan Royal Enfield Classic 350 yang memiliki sistem pengereman yang kurang responsif di beberapa kondisi.
Sedangkan untuk efisiensi bahan bakar, Jawa 350 sedikit lebih unggul di kota dengan konsumsi 41.26 km/l, sementara Royal Enfield Classic 350 mengkonsumsi bahan bakar sekitar 38.73 km/l.
Meskipun begitu, untuk perjalanan di jalan raya, kedua motor memiliki efisiensi bahan bakar yang hampir setara.
Jawa 350 mencatatkan 35.64 km/l dan Royal Enfield Classic 350 sedikit lebih efisien dengan 35.36 km/l.
Hal ini menunjukkan bahwa Jawa 350 lebih hemat dalam penggunaan bahan bakar untuk perjalanan kota.
Sementara Royal Enfield Classic 350 tetap lebih unggul dalam hal jarak tempuh di jalan raya berkat kapasitas tangki bahan bakarnya yang sedikit lebih besar. (gar/kid)
Editor : Nur Wachid