Jawa Pos Radar Lawu – Dunia One Piece tidak hanya dibentuk oleh kekuatan fisik dan kekuasaan politik, tapi juga oleh pengetahuan yang terlarang.
Dalam cerita One Piece 1446, Gunko, anggota Holy Knights, melontarkan pernyataan mengejutkan.
"Dunia ini seharusnya... tiba-tiba lenyap suatu hari nanti. Namun, sebagian dari umat manusia menyadari hal ini,dan memilih untuk mengungkapkan kebenarannya kepada dunia."
Abad Kekosongan merupakan sebuah masa sejarah yang secara sistematis dihapus dari ingatan dunia oleh Pemerintah Dunia.
Clover yang ternyata dari klan D percaya bahwa pengetahuan adalah hak semua umat manusia, bukan milik eksklusif para penguasa.
Dalam peristiwa pembantaian Ohara, dia berdiri dengan kepala tegak, menyuarakan kebenaran bahkan ketika laras senjata sudah diarahkan ke tubuhnya.
Clover dieksekusi tanpa pernah menyerah pada tekanan. Keberanian tersebut menjadikannya sebagai simbol bahwa kebenaran lebih bernilai daripada nyawa itu sendiri.
2. Dokter Vegapunk
Tidak seperti Clover yang jelas berada di luar sistem, Vegapunk adalah ilmuwan yang berada dalam tubuh Pemerintah Dunia.
Vegapunk adalah otak di balik banyak inovasi militer dan ilmiah mulai dari teknologi Pacifista, SSG, hingga eksplorasi Buah Iblis.
Keputusannya bukan hanya bentuk keberanian, tapi juga bukti kasih sayang yang mendalam kepada putrinya dan masa depan dunia.
Olvia gugur dalam serangan Buster Call, tapi warisannya hidup dalam diri Nico Robin, sang penerus kehendak Ohara.
Pengetahuan Adalah Senjata Paling Mematikan
Ketiga ilmuwan ini membuktikan bahwa ilmu pengetahuan bisa lebih berbahaya daripada senjata, jika berada di tangan orang yang berani.
Mereka bukan sekadar ilmuwan, melainkan simbol perlawanan terhadap sensor, penindasan, dan pembungkaman sejarah.
Cari tahu informasi One Piece menarik lainnya hanya di Radar Lawu. (cor)
Editor : Andi Chorniawan