Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Kenapa Motor Klasik Nggak Pakai Duoble Starter? Begini Alasan dan Sejarahnya

Tegar Rukmana • Jumat, 2 Mei 2025 | 02:53 WIB

Kick starter jadi fitur khas motor klasik yang tetap dipertahankan karena keandalan dan nilai emosionalnya.
Kick starter jadi fitur khas motor klasik yang tetap dipertahankan karena keandalan dan nilai emosionalnya.


Jawa Pos Radar Lawu - Meski era starter elektrik sudah jadi standar di hampir semua motor modern, motor klasik tetap mempertahankan kick starter alias engkol sebagai fitur utama.

Bahkan pada beberapa unit, satu-satunya cara untuk menyalakan mesin.

Bukan sekadar gaya atau nostalgia, kick starter pada motor lawas punya alasan teknis dan historis yang kuat.

Motor klasik dirancang dengan sistem kelistrikan yang sederhana.

Banyak di antaranya tidak menggunakan aki, atau hanya memakai baterai kecil sekadar untuk lampu.

Tanpa suplai listrik besar, starter elektrik jelas tidak bisa diandalkan.

Engkol menjadi solusi mekanis yang efektif, karena mengandalkan kekuatan kaki untuk memutar poros engkol dan menghidupkan mesin.

Ini membuat kick starter jauh lebih tahan terhadap kondisi darurat, seperti aki tekor, kabel korslet, atau motor yang dibiarkan lama tak menyala.

Dikutip dari Motorcycle News, motor-motor retro seperti Royal Enfield Bullet atau Honda CB series pada dasarnya dirancang dengan mesin berkarakter torsi rendah dan flywheel berat.

Karakter ini membuatnya relatif mudah dinyalakan lewat satu atau dua kali hentakan kaki, tanpa butuh bantuan sistem starter kompleks seperti pada motor modern.

Bahkan, beberapa motor klasik tetap menyala meskipun sistem kelistrikannya mati total.

Alasan lain adalah nilai fungsional dan estetika. Kick starter tidak hanya praktis, tetapi juga jadi simbol keaslian dan gaya hidup pemiliknya.

Menghidupkan motor dengan engkol memberi sensasi tersendiri: ada koneksi langsung antara pengendara dan mesin.

Setiap hentakan kaki adalah komunikasi dengan mesin lawas yang punya karakter.

Itulah kenapa banyak builder motor kustom tetap mempertahankan engkol, meski sudah memasang sistem elektrik.

Sentuhan klasik itu memberi nilai tambah secara visual dan emosional.

Jadi, meskipun terlihat kuno, kick starter bukan fitur yang ketinggalan zaman.

Ia adalah bagian penting dari desain mesin klasik yang mengutamakan keandalan, kesederhanaan, dan pengalaman berkendara yang lebih personal.

Di tengah gempuran teknologi, engkol tetap bertahan karena ia tak hanya sekadar alat, tapi juga bagian dari budaya dan filosofi motor klasik.

Editor : Nur Wachid
#motor klasik #Mengengkol #Kick Starter