Jawa Pos Radar Lawu – Kini telah banyak brand parfum yang menyediakan berbagai produk minyak wangi yang beragam dengan aroma bermacam – macam pula.
Salah satu brand parfum lokal yang memberikan produk yang tak kalah kerennya dari minyak wangi branded adalah Morris Frosted Edition.
Edisi ini hadir untuk memberi kesan wanita yang karismatik dan elegan dengan aroma mewah dari sentuhan floral fruity hingga vanilla.
Morris Frosted Edition hadir dengan kategori Eau de Parfum dan ukuran 100 ml yang dibanderol dengan harga sekitar Rp 29.000.
Jika kamu tertarik untuk mencoba parfum dari Morris Frosted Edition ini, simak rekomendasi berikut.
1. Love Elixir
Varian Love Elixir ini hadir dengan aroma dari floral fruity woody yang segar manis hangat dan memberi kesan feminim yang energik.
Dibuka dengan aroma dari pink peppercorn dan blackcurrant di top notes yang memberi kesan ceria dan elegan.
Setelah itu, bertemu dengan rose, lily of the valley,d an watery di middle notes yang menciptakan kesan menawan.
Lalu, didasari dengan aroma dari orris, cedarwood, dan musk di base notes yang dapat memberi kesan sensual, feminim, dan meninggalkan jejak.
2. Eternal Glacier
Varian Eternal Glacier ini menawarkan aroma manis dan segar feminim yang memberi kesan lembut, sensual, dan hangat.
Dibuka dengan aroma dari pear dan lily of the valley di top notes yang memberikan aura wanita karismatik, anggun, dan elegan.
Dilanjut dengan aroma tengah dari iris, rose, dan orange blossom di middle notes yang lembut dan romantis.
Setelah itu, memiliki aroma dasar dari white musk, patchouli, dan ambrette di base notes yang menarik, sensual, dan elegan.
4. Rose Vanilla
Varian Rose Vanilla hadir dengan aroma yang segar dan manis dari floral vanilla yang mewah dan elegan.
Dibuka dengan aroma dari rose dan fruit di top notes yang segar dan lembut. Diikuti dengan amber dan sweet yang hangat dan manis.
Setelah itu didasari dengan aroma dari vanilla dan musk yang creamy dan tahan lama.
Parfum dari Morris Frosted Edition mana yang bikin kamu penasaran? (aldev-mg-pnm/kid)
Editor : Nur Wachid