Jawa Pos Radar Madiun - Kelahiran anak pertama tentu menjadi momen membahagiakan bagi setiap orang tua baru.
Namun, di balik rasa bahagia itu, ada banyak hal yang harus dipelajari—termasuk soal menghadapi bayi yang rewel.
Tak jarang, tangisan bayi membuat orang tua panik, apalagi jika si kecil tetap menangis meskipun sudah dicoba berbagai cara menenangkannya.
Perlu diketahui, menangis adalah cara utama bayi menyampaikan apa yang ia rasakan.
Karena itu, penting bagi orang tua untuk memahami arti dari tangisannya dan mengetahui cara yang tepat untuk meredakannya.
Berikut ini beberapa penyebab umum bayi menangis dan tips praktis untuk menenangkannya:
1. Lapar
Tangisan bayi sering kali menjadi sinyal bahwa ia lapar.
Jika sudah disusui dan kenyang, biasanya bayi akan tertidur dengan nyenyak.
Pastikan si kecil mendapatkan cukup ASI atau susu formula sesuai kebutuhannya.
2. Popok Kotor atau Penuh
Popok basah atau penuh bisa membuat bayi merasa tidak nyaman.
Perhatikan jadwal mengganti popok secara rutin agar bayi tetap kering dan nyaman.
3. Rasa Sakit atau Tidak Nyaman (Kolik)
Jika bayi menangis disertai ekspresi seperti wajah memerah, mengernyit, atau menggeliat, bisa jadi ia sedang merasa sakit.
Salah satu penyebab umum adalah kolik.
Untuk mengurangi risiko ini, biasakan menyendawakan bayi setelah menyusu dan oleskan krim penghangat di perut.
Jika tangisan tak kunjung reda, segera konsultasikan ke dokter atau bidan.
4. Bosan atau Ingin Diperhatikan
Bayi juga bisa menangis karena bosan atau merasa kesepian. Ia ingin mendengar suara orang tuanya atau merasakan pelukan hangat.
Gendong dan usap-usap punggungnya, atau ajak ke tempat berbeda agar suasana berubah.
5. Takut pada Orang Asing
Tangisan bisa muncul saat bayi digendong oleh orang yang belum dikenalnya.
Untuk mengatasinya, kenalkan orang baru secara perlahan sambil tetap menggendong bayi agar ia merasa aman.
6. Kelelahan
Bayi yang kelelahan karena terlalu lama terjaga atau bermain akan menunjukkan tanda seperti menguap, mengucek mata, dan menangis.
Jika terlihat tanda-tanda ini, segera bantu bayi tidur dengan cara menimangnya atau menyusuinya.
7. Ingin Ganti Posisi
Bayi bisa rewel hanya karena ingin berganti posisi atau melihat suasana yang berbeda.
Cobalah ubah posisi tidurnya atau bawa ia ke ruangan lain untuk memberikan stimulasi baru.
Menghadapi bayi rewel memang bisa membuat stres, terutama bagi orang tua baru.
Pahami penyebab tangisan bayi, beri respon tepat, dan si kecil pun akan lebih tenang. (fin)
Editor : AA Arsyadani