Jawa Pos Radar Lawu – Industri film Indonesia kembali menggebrak layar lebar internasional lewat karya terbaru dari sutradara Mouly Surya, berjudul Perang Kota atau versi internasionalnya This City Is a Battlefield.
Film ini akan tayang perdana di ajang International Film Festival Rotterdam (IFFR) 2025 sebagai film penutup festival yang berlangsung dari 30 Januari hingga 9 Februari 2025.
Mau nonton film ini di bioskop? Perang Kota resmi tayang mulai 30 April 2025.
Perang Kota menghadirkan perpaduan genre yang unik: drama sejarah, aksi, psikologi, romansa, hingga thriller, dan merupakan adaptasi dari novel klasik Jalan Tak Ada Ujung karya Mochtar Lubis.
Film ini digadang-gadang menjadi salah satu proyek paling ambisius dalam karier Mouly Surya.
Sinopsis Film Perang Kota (This City Is a Battlefield)
Berlatar Jakarta tahun 1946, film ini mengikuti kisah Isa (Chicco Jerikho), mantan pejuang kemerdekaan yang kini menjadi guru dan pemain biola.
Di balik reputasinya sebagai pahlawan perang, Isa menyimpan trauma mendalam yang menyebabkan disfungsi ereksi, sehingga memengaruhi hubungannya dengan sang istri, Fatimah (Ariel Tatum).
Isa berjuang dalam diam, sementara kehidupan pernikahannya goyah karena kehadiran Hazil (Jerome Kurnia), siswa biola muda, kaya, dan bersemangat tinggi yang diam-diam memiliki hubungan dengan Fatimah.
Di tengah konflik batin dan rumah tangga, Isa menerima misi untuk membunuh jenderal Belanda Van Mook, dengan target utama adalah bioskop Pasar Senen—tempat berkumpulnya elite kolonial.
Baca Juga: Download Twibbon Hardiknas 2025 Gratis, Desain Ekslusif tanpa Kembaran Beserta Cara Pakai
Fakta Menarik Perang Kota
1. Diangkat dari Novel Klasik
Film ini merupakan adaptasi dari novel legendaris Jalan Tak Ada Ujung karya Mochtar Lubis, yang dikenal sebagai salah satu tonggak sastra Indonesia pasca-kemerdekaan.
2. Disutradarai Mouly Surya
Mouly Surya adalah sineas peraih berbagai penghargaan nasional dan internasional, termasuk lewat film Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak yang mendunia.
Ia menyebut Perang Kota sebagai tantangan terbesar dalam kariernya.
3. Gabungan Genre yang Kompleks
Tak sekadar film perang, Perang Kota menggabungkan elemen romansa, psikologis, dan sosial-politik, menjadikannya drama epik yang emosional dan mendalam.
4. Dibintangi Aktor Ternama
Selain Chicco Jerikho, Ariel Tatum, dan Jerome Kurnia, film ini juga menghadirkan Rukman Rosadi, Imelda Therinne, Indra Birowo, serta aktor internasional seperti Tim Haars, Bart Harder, dan Robbert Bleij.
5. Proyek Kolaborasi Internasional
Film ini didukung oleh CineSurya, Starvision, dan Kaninga Pictures, serta mendapatkan bantuan dari Hubert Bals Fund dan Purin Pictures, menunjukkan pengakuan global atas potensi film ini.
Perang Kota (This City Is a Battlefield) bukan film perang biasa.
Lewat pendekatan sinematik khas Mouly Surya dan naskah kuat dari karya sastra legendaris Indonesia, film ini menjanjikan pengalaman emosional yang mendalam dan penggambaran kompleksitas pasca-kemerdekaan Indonesia.
Film Perang Kota ini bisa menjadi langkah besar bagi sinema Indonesia untuk semakin diakui di panggung internasional. Siap-siap menyaksikannya di bioskop tahun depan! (kid)
Editor : Nur Wachid