Jawa Pos Radar Lawu - Arthur Leywin bukan sekadar tokoh utama anime isekai biasa.
Dalam serial The Beginning After The End, Arthur Leywin adalah reinkarnasi dari Raja Grey, penguasa dunia modern yang penuh kekuasaan namun hampa makna.
Reinkarnasinya ke dunia sihir justru menjadi awal dari perjalanan emosional dan spiritual yang penuh tantangan, makna, dan harapan.
Apa yang membuat Arthur Leywin menjadi salah satu karakter reinkarnasi paling disukai dalam dunia anime? Ini dia ulasan lengkapnya!
1. Reinkarnasi Penuh Makna
Arthur dulunya adalah Raja Grey, sosok penguasa kuat yang hidup dalam dunia tanpa sihir, namun penuh konflik dan kesepian.
Setelah kematiannya, ia terlahir kembali sebagai Arthur Leywin di dunia magis bernama Dicathen.
Tujuannya bukan lagi kekuasaan, melainkan hidup dengan tujuan: membangun koneksi, menebus masa lalu, dan melindungi orang-orang yang dicintainya.
Reinkarnasi ini menjadi pondasi karakter Arthur—menjadikannya pribadi yang dewasa dalam tubuh anak-anak, dan mengusung makna kehidupan kedua yang lebih dalam.
2. Jenius sejak Bayi
Sejak kecil, Arthur memperlihatkan kemampuan luar biasa.
Dia mewarisi kecerdasan dan keterampilan tempur dari kehidupannya sebagai Raja Grey.
Tidak butuh waktu lama baginya untuk menguasai teknik bela diri, meditasi mana, dan manipulasi elemen sihir.
Arthur dikenal sebagai penyihir langka yang mampu menggunakan banyak elemen sekaligus.
Sehingga menjadi harapan besar umat manusia dan ras lainnya dalam konflik global yang akan datang.
3. Dewasa dalam Jiwa, Remaja dalam Raga
Meski memiliki pengalaman hidup sebagai seorang raja, Arthur tetap harus menjalani masa muda sebagai remaja.
Dia menghadapi dilema sosial, percintaan, hingga konflik batin yang membuat karakternya terasa sangat manusiawi.
Kehadirannya di dunia baru membawa tekanan besar, terutama dalam hubungan dengan Tessia Eralith, Sylvie, dan keluarganya.
Arthur bukanlah sosok tanpa cela karena pernah gagal, kehilangan, dan merasakan beban dunia di pundaknya.
4. Perjalanan Penuh Perjuangan dan Identitas
Perjalanan Arthur di The Beginning After The End dipenuhi fase penting.
Dari penyelamat gadis elf bernama Tessia, murid akademi elite Xyrus, hingga menjadi simbol perubahan dalam konflik antar-ras.
Di balik konflik dunia magis yang besar, Arthur menjalani misi pribadi.
Menemukan jati diri, memperbaiki kesalahan masa lalu, dan menentukan siapa yang layak diindungi dengan kekuatannya.
5. Sylvie: Ikatan Emosional Jadi Jiwa Kedua Arthur
Salah satu karakter kunci dalam hidup Arthur adalah Sylvie, companion magis berbentuk naga.
Sylvie bukan sekadar makhluk sihir—ia adalah bagian dari jiwa dan emosional Arthur.
Ikatan mereka membawa dinamika mendalam, memperkuat sisi lembut Arthur di tengah dunia yang penuh pertarungan dan sihir.
Sylvie melambangkan keseimbangan antara kekuatan dan empati, dua aspek penting dalam karakter Arthur Leywin.
Editor : Andi Chorniawan