Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Siapa Saja Pemain ‘Pengepungan di Bukit Duri’? Ini Profil Lengkapnya

Indi Wardani • Senin, 21 April 2025 | 03:51 WIB
Para pemain Pengepungan di bukit duri
Para pemain Pengepungan di bukit duri

Jawa Pos Radar Lawu — Film terbaru Joko Anwar bertajuk Pengepungan di Bukit Duri telah resmi tayang di bioskop dan langsung mencuri perhatian publik berkat ceritanya yang kuat dan kritik sosial yang tajam.

Tak hanya itu, deretan pemerannya pun menjadi sorotan karena mampu menghidupkan karakter-karakter kompleks dalam situasi ekstrem yang digambarkan film ini.

Berikut ini adalah daftar lengkap profil para pemeran utama dalam Pengepungan di Bukit Duri:

Morgan Oey sebagai Edwin

Morgan Oey dipercaya memerankan tokoh utama, Edwinseorang guru pengganti idealis yang ditugaskan ke SMA Duri.

Di balik wajah tenangnya, Edwin menyimpan trauma masa lalu dan idealisme yang mulai goyah saat mendapati sekolah itu ternyata berada dalam pusaran kekacauan.

Peran ini menunjukkan sisi serius Morgan yang jarang terlihat sebelumnya, menjadikannya pusat gravitasi film.

Hana Pitrashata Malasan sebagai Diana

Hana Malasan tampil cemerlang sebagai Diana, aktivis pendidikan yang menyamar sebagai staf tata usaha di sekolah tersebut.

Karakter Diana adalah sosok perempuan tangguh, cerdas, dan penuh strategi. Perannya tak hanya memperkuat jalannya cerita, tapi juga menjadi suara nurani di tengah kekacauan.

Omara Esteghlal sebagai Jefri

Omara memainkan karakter Jefri, pemimpin geng siswa yang menjadi kunci konflik internal SMA Duri.

Dingin, licik, namun memiliki lapisan-lapisan trauma, karakter Jefri membuat penonton bertanya-tanya: siapa sebenarnya korban dan siapa pelaku?

Satine Zaneta sebagai Doti

Dikenal sebagai musisi muda, Satine membuktikan kemampuannya di layar lebar lewat peran sebagai Doti, seorang siswi pemberani yang berdiri di garis depan melawan sistem yang menindas.

Ia menjadi simbol harapan dan keberanian dalam film.

Fatih Unru sebagai Rian

Fatih, yang dikenal lewat peran-peran komedi, mengejutkan penonton dengan performa dramatis sebagai Rian—siswa tanggung yang terjebak dalam tekanan teman sebaya dan tuntutan keluarga.

Aktingnya yang emosional mencuri simpati.

Endy Arfian sebagai Tegar

Tegar adalah karakter yang berada di tengah dilema moral. Diperankan dengan matang oleh Endy Arfian, Tegar mencerminkan bagaimana anak muda bisa kehilangan arah ketika tidak ada pegangan nilai yang kuat.

Dewa Dayana sebagai Gery

Dewa Dayana memerankan Gery, salah satu siswa yang memiliki ambisi tersembunyi.

Karakternya menambah dinamika film sebagai sosok yang haus pengakuan dan siap mengambil jalan ekstrem untuk mencapainya.

Florina Rutters sebagai Clara

Aktris pendatang baru Florina Rutters tampil sebagai Clara, siswa pindahan yang membawa perspektif luar terhadap kekacauan di sekolah.

Ia menjadi tokoh minor namun penting dalam perkembangan emosi karakter lain.

Sandy Pradana sebagai Anto

Sandy Pradana tampil sebagai Anto, petugas keamanan sekolah yang menyimpan rahasia kelam. Meski bukan tokoh utama, perannya menjadi pemicu penting dalam eskalasi konflik.

Dengan jajaran pemain yang kuat dan penuh talenta, Pengepungan di Bukit Duri menjadi film ensemble yang padat secara emosi maupun pesan.

Kolaborasi antara studio lokal Come and See Pictures dan Amazon MGM Studios juga menjadi penanda bahwa perfilman Indonesia sedang naik kelas ke kancah internasional.

Film ini bukan hanya tentang aksi dan konflik remaja. Ia adalah cermin tajam atas ketimpangan sosial yang selama ini tak banyak dibicarakan.

Sudah nonton? Siapa karakter favoritmu? (*)

Editor : Riana M.
#pemain #morgan oey #Omara Esteghlal #hana malasan #Pengepungan di Bukit Duri #joko anwar