Jawa Pos Radar Lawu - Nama Royal Enfield menjadi buah bibir setelah motor klasik ini disita Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dari rumah mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.
Motor yang dimaksud adalah Royal Enfield Classic 500 dengan model retro yang dikenal punya suara mesin khas dan desain vintage.
Penyitaan motor mewah itu terkait kasus dugaan korupsi Bank BJB.
Namun, di balik kasus hukumnya, muncul lagi perdebatan lama, sebenarnya Royal Enfield berasal dari mana? Inggris atau India?
Banyak yang mengira Royal Enfield adalah merek asli India, terutama karena motor ini diproduksi masal di Negeri Bollywood.
Tapi sejarahnya justru bermula dari Inggris, tepatnya pada tahun 1901, saat Bob Walker Smith dan rekannya dari Prancis, Jules Gotiet, memperkenalkan sepeda motor bermesin kecil di London.
Karier Royal Enfield terus menanjak. Mereka bahkan menciptakan mesin V-Twin pertama dan menjadi andalan di pasar Eropa.
Namun nasib berkata lain. Pabrik utama mereka di Redditch, Inggris, mengalami kebakaran hebat yang menghancurkan fasilitas produksi seluas 18 hektare.
Meski berupaya bangkit, krisis mulai terasa di pasar domestik.
Titik balik Royal Enfield terjadi pada 1955, saat mereka mendirikan pabrik di Tiruvottiyur, India, dengan nama Enfield India.
Tak disangka, pasar di India berkembang pesat. Sementara di tanah kelahirannya sendiri, penjualan mulai merosot.
Pada tahun 1977, motor Royal Enfield yang dijual di Inggris sebagian besar justru merupakan hasil produksi dari India.
Akhirnya, pada 1994, perusahaan India Eicher Group mengakuisisi Royal Enfield secara penuh.
Sejak saat itu, meskipun brand ini tetap mempertahankan identitas Eropa-nya, seluruh produksinya dilakukan di India.
Adapun pusat desain dan pengembangan produk masih berada di Inggris, menjadikannya merek dengan akar Eropa, tapi tubuh Asia.
Kini, Royal Enfield memang dikenal sebagai motor India dalam produksi, tapi warisan dan DNA-nya tetap berasal dari Inggris.
Maka, tak salah jika disebut Royal Enfield lahir di Eropa, besar di Asia.
Editor : Andi Chorniawan