Jawa Pos Radar Lawu - King of Painting adalah film komedi-fantasi asal Tiongkok yang nyuguhin kisah Ke Huan.
Li Kelong meranin seorang pelukis super idealis yang hidup di tengah dunia yang lebih peduli tren medsos daripada nilai seni sejati.
Tapi masalahnya, Ke Huan ini kayak seniman zaman Majapahit yang nyasar ke era FYP.
Orang-orang di kampungnya, Desa Tang, tempat berkumpulnya para pelukis itu lebih sibuk cari cuan lewat lukisan viral daripada ngulik makna di balik goresan kuas.
Ngenesnya Hidup Ke Huan
Hidup Ke Huan tuh udah kayak sinetron tapi minus soundtrack sendu. Dia:
1. Nggak bisa bayar kontrakan.
2. Dibully sama teman sesama pelukis.
3. Plot twist paling pedih: pacarnya direbut rivalnya sendiri (sakitnya tuh di blending!).
4. Udah siap nyerah, Ke Huan tiba-tiba ketiban rejeki tak terduga. Ada alien nyasar dari luar angkasa nongol di hidupnya. Lah kok bisa?
Alien Datang, Lukisan Menang Banyak!
Alien dalam film ini bukan makhluk ijo norak, tapi sosok aneh misterius yang ternyata paham banget soal seni.
Dengan bantuan si alien, Ke Huan nggak cuma naik skill lukisnya tapi juga mulai melukis ulang sebanyak-banyaknya!
Dari situ, perjalanan Ke Huan makin seru.
Film ini bukan cuma soal kuas dan cat minyak, tapi juga tentang pertemanan, perjuangan hidup.
Kenapa Lo Harus Nonton Film Ini?
1. Lucu, satir, tapi penuh makna (kayak mantan yang suka tiba-tiba chat tengah malam).
2. Kritik sosial soal dunia seni yang makin “komersil” banget kena.
3. Visualnya artsy tapi tetep fun.
4? Ada alien, dan jujur, film sci-fi komedi kayak gini jarang ada!
Pelukis Gabut x Alien Gokil = Epic Combo!
King of Painting ngasih angin segar buat lo yang lagi suntuk sama tontonan berat.
Ceritanya gokil tapi dalem, dan pesan moralnya cocok buat anak muda zaman sekarang yang lagi nyari jati diri.
Kalo hidup lo lagi ngerasa kayak kanvas kosong, mungkin film ini bisa jadi inspirasi buat mulai lukis takdir lo sendiri!. (fin)