Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

7 Tips Jitu Cara Menjawab Pertanyaan yang Akan Muncul saat Lebaran, Begini Caranya

Nur Wachid • Selasa, 25 Maret 2025 | 03:59 WIB
Momen berkumpul bersama keluarga saat lebaran
Momen berkumpul bersama keluarga saat lebaran

Jawa Pos Radar Lawu - Suasana berkumpul saat lebaran bersama keluarga besar menjadi momen yang selalu ditunggu, apalagi jika memiliki saudara yang tinggal di luar Kota bahkan Provinsi.

Namun, terkadang momen tersebut sering membuat beberapa orang selalu mendapati pertanyaan yang selalu diluar dugaan, entah dari saudara, tetangga, bahkan kerabat.

Bagi beberapa orang momen berkumpul bersama keluarga saat lebaran, terkadang justru ingin menghindari.

Hal tersebut dikarenakan banyak saudara maupun kerabat yang sering memberikan pertanyaan yang sulit untuk dijawab.

Karena mungkin akan membuat seseorang merasa terganggu, kurang etis, bahkan terkadang dapat menyakiti perasaan.

Berikut beberapa tips ampuh untuk menjawab pertanyaan yang akan muncul saat lebaran nanti :

Sekarang Kerja di Mana?

Pertanyaan ini biasanya sering muncul setelah melakukan sungkeman bersama keluarga saat lebaran tiba, terutama bagi remaja hingga dewasa yang belum atau sesudah mendapatkan pekerjaan.

‘kerja dimana?’, ‘kerja apa?’, ‘kerjanya ngapain?’, hingga, ‘gajinya berapa?’, pertanyaan ini biasanya akan muncul di saat lebaran nanti.

Bagi yang sudah memiliki pekerjaan mungkin akan terasa mudah untuk menjawab pertanyaan tersebut. Namun, bagaimana yang masih dalam waktu mencari kerja?

Bagi sebagian orang pertanyaan yang akan muncul saat lebaran ialah seputar pekerjaan adalah hal yang menyakitkan dan nyelekit di hati.

Tidak perlu khawatir atau marah saat sudah mendengar pertanyaan tersebut. Jawab saja pertanyaan tersebut dengan jujur bahwa untuk saat ini masih dalam masa pencarian pekerjaan. Jangan lupa menyelipkan doa di dalam jawaban tersebut.

Seperti, ‘iya tante, om, untuk sekarang masih mencari pekerjaan yang pas. Doakan, ya, semoga segera dapat pekerjaan yang barokah.’

Kuliah di Mana? Jurusan Apa?

Mirip dengan pertanyaan sebelumnya, bagi para siswa/siswi yang mungkin masih dalam masa Sekolah Menengah Atas (SMA) atau yang sudah lulus pasti sering mendengar pertanyaan tersebut.

Anda bisa menjawabnya sambil sedikit menjelaskan tentang jurusan atau tempat kuliah yang sudah dipilih.

Misalnya, “Saya kuliah di Universitas Kesenangan, Jurusan Informatika D4. Jurusan tersebut mempelajari tentang IT, Programmer, dan analisis data.”

Lalu, bagi anda yang belum atau memilih untuk tidak berkuliah juga tetap bisa menjawab tetao dengan ramah dan menjaga sopan santun.

Seperti, “Oh kebetulan saya memilih buat nggak lanjut kuliah, karena mau ambil kursus, Tante, Om, biar bisa langsung kerja.”

Atau, “Saya belum bisa berkuliah tahun ini, karena mau mempersiapkan diri lebih matang lagi untuk seleksi tahun depan. Mohon doa restunya supaya lancar, Om, Tante.”

Gimana Skripsinya? Kok Belum Lulus?

Biasanya pertanyaan ini akan muncul jika anda sudah berada pada berada pada masa pengerjaan skripsi. Bagi sebagian mahasiswa, kata skripsi dan lulus adalah dua hal yang sangat sensitif dan bisa menyinggung perasaan.

Memang benar, bahwa tidak semua orang memiliki kesempatan untuk segera menyelesaikan skripsi atau lulus dari perkuliahan.

Meskipun begitu, tak elok rasanya jika kamu meluapkan emosi terhadap orang yang menanyakan hal tersebut.

Anda bisa menjawab dengan, “Alhamdulillah skripsinya masih saya kerjakan, tinggal menunggu acc dosen saja, Tante, Om, mohon doanya semoga dilancarkan saja, ya.”

Apabila mendapat pertanyaan tentang kapan lulus kuliah, tapi mungkin kamu sedang berjuang untuk mencapai hal tersebut, cukup dijawab dengan:

“InsyaAllah secepatnya, pengennya juga begitu tapi mungkin ada beberapa hal yang harus saya kerjakan dulu. Supaya nanti ketika lulus saya langsung bisa cari pekerjaan.”

Kapan Nikah? Udah Umur Segini Kok Belum Nikah?

Tidak bisa dihindari, terkadang anda akan bertemu dengan orang yang bahkan tidak hanya melontarkan pertanyaan khas lebaran, tapi diikuti dengan sindiran usia, perbandingan dengan orang lain, dan lain sebagainya.

Tetap tenang, tidak perlu marah. Kesal itu wajar, tetapi sebaiknya anda harus mengontrol emosi dan intonasi saat menjawabnya.

Alih-alih menjawab dengan tidak sopan, pertanyaan yang akan muncul saat hari lebaran tersebut bisa kamu jawab seperti :

“Mohon doanya saja, kalau sudah waktunya nanti juga akan bertemu jodoh.”,

“nggak papa, Siti Khadijah aja ketemu Rasulullah di usia 45 tahun.”

“Nggak perlu terburu-buru, saya masih mau mengejar karir/sekolah tinggi dulu. Biar nanti jadi ibu yang baik dan hebat untuk anak-anaknya.”

 

Kenapa Nggak Daftar CPNS Kemarin?

Pertanyaan ini terkadang juga sering muncul bagi anda yang masih berjuang untuk mencari pekerjaan. Tidak diragukan lagi bahwa banyak dari para orang tua meyakini bahwa menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) adalah pekerjaan yang idaman bagi orang tua maupun calon mertua nantinya.

Misalnya: “Kenapa nggak daftar CPNS?, kenapa nggak jadi PNS saja?, dari pada kerja swasta kan nggak dapat pensiun.” dan masih banyak lagi berbagai macam kalimat-kalimat lanjutan lainnya.

Jawab saja seperti: “kebetulan saya lebih menyukai pekerjaan swasta seperti yang saya lakukan sekarang. Gajinya jauh lebih besar dan jam kerjanya tidak mengikat seperti PNS.”

“Memang tidak berminat jadi PNS, karena tidak ingin pekerjaan monoton seperti itu.” Anda bisa memilih dari dua alternatif sebagai jawaban.

Sekarang Kamu Gendutan ya? atau Kok Sekarang jadi Kurus banget?

Pertanyaan yang akan muncul disaat hari lebaran yang dirasa dapat menyakiti hati adalah seputar fisik. Entah pertanyaan mengenai badan yang bagi mereka terlihat lebih gendut, kurus, bahkan terkadang pertanyaan mengenai jerawat yang ada di wajah.

Padahal kenyataannya, tidak ada yang berubah banyak dari berat badan sendiri. Mungkin saja hal itu terjadi karena jarang bahkan sudah tidak lama bertemu dengan saudara. Sehingga mereka merasa terjadi perbedaan pada diri kita.

Anda bisa mengalihkan pertanyaan tersebut, dengan candaan seperti :

“Alhamdulillah kalau gendutan berarti banyak uang jadi bisa jajan terus.”

“kurusan soalnya emang lagi diet, biar gampang beli baju-baju mahal yang bagus.”

“Iya, nih, jerawatnya lagi banyak. Soalnya kemarin belum sempet pergi treatment bulanan seperti biasanya. Lagi sibuk banget.”

“Ah, nggak apa-apa jerawatan, tapi kan duitnya banyak.”

Gimana Hasil SNBP Kemarin?

Belakangan ini pengumuman hasil SNBP 2025 telah keluar. Bagi anda yang merasa lolos pasti akan menjawab dengan senang hati dan bangga karena mampu mengejar impian untuk berkuliah di Universitas impian.

Untuk anda yang belum berhasil lolos tentu tidak perlu berkecil hati ataupun bersedih saat mendengar pertanyaan dari saudara tentang hasil tersebut.

Jawab saja dengan, “kali ini saya mungkin memang diminta untuk lebih berjuang agar bisa masuk ke Universitas yang lebih baik. Mohon doanya supaya besok diberi kelancaran dan kemudahan dalam menjalani UTBK/SNBT, ya.” (aris-mg-pnm/kid)

Editor : Nur Wachid
#lebaran #hari raya #Pertanyaan #idul fitri