Jawa Pos Radar Lawu - Ke mana Scopper Gaban pergi setelah memberikan kunci Loki ke Luffy di cerita One Piece?
Mungkinkah jawaban atas pertanyaan ke mana perginya Scopper Gaban terungkap di manga One Piece 1143?
Scopper Gaban tiba-tiba datang dan mendadak pergi meninggalkan Luffy di Kastil Aurust.
Sebaliknya, Scopper Gaban datang untuk mengecek aura Haki aneh yang muncul di kastil tersebut.
Tidak disangka, ternyata Luffy juga hadir di tempat yang sama.
Bertemu dengan Luffy sudah ditunggu oleh Gaban sejak lama.
Dalam interaksi mereka, Scopper Gaban sempat menguji Luffy dengan pertarungan singkat.
Meski tidak terlalu lama, pertarungan ini cukup untuk menunjukkan perkembangan kekuatan Luffy.
Sekaligus mengukur seberapa kuat Scopper Gaban yang dijuluki tangan kiri Raja Bajak Laut Roger.
Setelah melihat wujud Nika, Gaban tiba-tiba menyerah meski unggul dalam pertarungan.
Dia juga menyerahkan kunci Loki, setelah sempat memperingatkan bahwa Pangeran Petaka dulunya hanya bisa dilawan oleh Shanks.
Namun sebelum pergi, pendekar kapak itu meninggalkan sebuah pesan.
"Kalau saat kalian meninggalkan pulau ini Elbaph masih selamat, datanglah kembali untuk menemuiku."
Kalimat ini bisa menjadi petunjuk bahwa Scopper Gaban menyadari adanya ancaman besar di Elbaph.
Nah, setelah meninggalkan Kastil Aurust, ke mana Scopper Gaban pergi?
Mungkinkah pertanyaan itu terjawab di cerita manga One Piece 1143?
Momen perginya Gaban terjadi bersamaan datangnya dua tambahan anggota Holy Knights di hutan.
Kemudian dalam chapter sebelumnya, para anak buah Shamrock itu telah menjalankan misi menculik anak-anak raksasa.
Gunko, Gillingham, dan Sommers bekerja sama untuk membawa anak-anak raksasa Elbaph ke pantai.
Gaban mungkin menyadari kehadiran mereka. dan bergerak untuk menghentikan niat jahat tersebut.
Jika benar ayah Collon itu mendatangi Holy Knights, maka bukan tidak mungkin kita akan melihat pertemuan mereka di One Piece 1143.
Menurut nakama ke mana perginya Scopper Gaban?
Jangan lewatkan artikel menarik seputar One Piece hanya di Radar Lawu! (cor)
Editor : Andi Chorniawan