Jawa Pos Radar Lawu – Ada kesedihan tersendiri ketika parfum favorit berhenti diproduksi.
Aroma yang melekat pada kenangan, momen spesial, atau bahkan fase hidup tertentu tiba-tiba menghilang, meninggalkan nostalgia yang sulit tergantikan.
Meski sudah tak lagi tersedia di pasaran, beberapa parfum tetap dikenang oleh para penggemarnya.
Berikut 5 parfum ikonik yang sudah berhenti produksi, tetapi aromanya masih dirindukan hingga kini.
1. Stella (2004) – Aroma Mawar yang Anggun
Parfum ini menghadirkan aroma mawar dengan sentuhan peony dan amber, menciptakan wewangian floral yang lembut tetapi tidak terlalu manis.
Stella memberikan kesan elegan dan percaya diri, cocok bagi mereka yang ingin tampil feminin tanpa kesan berlebihan.
Rekomendasi aroma pengganti: Parfum dengan aroma mawar modern, dipadukan dengan amber atau musk untuk kesan sensual yang tidak berlebihan.
2. Gucci Rush 2 (2001) – Floral dengan Nuansa Metalik
Jika Gucci Rush pertama dikenal berani dan mencolok, Rush 2 hadir dengan nuansa lebih lembut dan segar.
Campuran freesia, bunga lili lembah, dan kayu palem menciptakan aroma yang terasa clean, tajam, dan minimalis—mirip dengan kesan pakaian putih klasik yang rapi.
Baca Juga: Nonton Film The Monkey Full Movie HD, Siap-Siap Ketawa dan Bergidik!
Rekomendasi aroma pengganti: Wewangian dengan kombinasi floral segar dan aksen kayu, memberikan kesan bersih dan elegan.
3. Escada Into the Blue (2006) – Kesegaran Musim Panas
Dikenal sebagai parfum yang menyegarkan, Into the Blue memiliki aroma bunga-air yang khas, menggabungkan teratai, peony, dan daun hijau.
Wanginya ringan dan menenangkan, seperti hembusan angin di hari yang cerah.
Rekomendasi aroma pengganti: Pilih parfum dengan aroma floral-aquatic, seperti teratai atau melati air, yang memberikan efek segar dan menyegarkan.
4. Gap Dream (1995) – Simplicity yang Menawan
Parfum ini mencerminkan estetika santai khas tahun 90-an, dengan perpaduan bunga jeruk, freesia, dan musk lembut.
Wanginya ringan tetapi tetap berkesan, memberikan kesan clean, kasual, dan effortless chic.
Rekomendasi aroma pengganti: Parfum dengan kombinasi floral ringan dan musk halus, yang memberikan kesan segar tetapi tetap nyaman dipakai sehari-hari.
5. Burberry The Beat (2008) – Feminin dengan Sentuhan Berani
Burberry The Beat menghadirkan aroma bergamot, lada merah muda, dan teh Ceylon, yang berpadu dengan kayu putih dan musk.
Kombinasi ini menciptakan kesan feminin yang tetap edgy, seperti mengenakan jaket kulit di atas gaun anggun.
Baca Juga: 12 Poin Penting Surat Edaran Efisiensi Anggaran Kemenag 2025, Listrik dan Air Dibatasi Pukul 16.00
Rekomendasi aroma pengganti: Pilih parfum dengan kombinasi citrus, teh, dan woody musk untuk mendapatkan karakter aroma yang mirip—kasual tetapi tetap berkelas.
Parfum Mungkin Hilang, Tapi Aromanya Tetap Melekat
Meski lima parfum ini sudah tidak diproduksi lagi, keharumannya tetap diingat oleh banyak orang.
Beberapa merek parfum lain menawarkan aroma yang serupa, sehingga bagi penggemarnya, sensasi nostalgia masih bisa ditemukan dalam parfum dengan karakter wangi yang mirip.
Jika Anda termasuk yang merindukan aroma dari parfum-parfum ikonik ini, cobalah mencari alternatif dengan komposisi wangi yang serupa agar kenangan tetap hidup dalam setiap semprotan. (kid)
Editor : Nur Wachid