Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Bikin Lemas dan Kurang Produktif, Ini Alasan Tidak Boleh Tidur Setelah Sahur

Indi Wardani • Jumat, 7 Maret 2025 | 19:08 WIB
Ilustrasi tidur
Ilustrasi tidur

Jawa Pos Radar Lawu - Tidur setelah sahur sering menjadi kebiasaan banyak orang selama Ramadan.

Rasa kantuk yang datang setelah makan sahur membuat sebagian besar orang memilih untuk kembali tidur sebelum memulai aktivitas.

Namun, tahukah Anda bahwa kebiasaan ini bisa berdampak buruk pada produktivitas dan kesehatan?

Menurut Dede Nasrullah, pakar kesehatan dari Universitas Muhammadiyah Surabaya (UM Surabaya), tidur setelah sahur dapat mengganggu sistem metabolisme tubuh, menyebabkan rasa lemas, dan bahkan berisiko memicu berbagai penyakit.

Bisa Bikin Lemas dan Mengantuk Seharian

Tidur setelah sahur justru bisa membuat tubuh terasa lebih lemas dan mengantuk sepanjang hari.

Hal ini terjadi karena makanan yang baru dikonsumsi belum sepenuhnya dicerna oleh tubuh, sementara tidur memperlambat proses pencernaan.

Akibatnya, energi yang seharusnya digunakan untuk aktivitas malah tidak dimanfaatkan dengan optimal.

“Saat seseorang langsung tidur setelah makan, tubuh tidak dapat mengubah makanan menjadi energi dengan efektif.

Ini yang membuat tubuh terasa lesu dan mengantuk sepanjang hari,” jelas Dede.

Mengganggu Ritme Tidur dan Kualitas Istirahat

Selain itu, tidur setelah sahur juga bisa mengganggu ritme tidur. Idealnya, tubuh memiliki pola tidur yang teratur agar tetap segar dan bugar.

Namun, jika seseorang tidur sebentar setelah sahur dan kemudian bangun lagi untuk aktivitas pagi, ritme tidur bisa menjadi kacau dan menyebabkan kurang tidur di malam hari.

Menurut Dede, tidur dalam kondisi perut penuh juga bisa menyebabkan ketidaknyamanan, seperti perut kembung dan sesak, yang akhirnya membuat kualitas tidur menurun.

Menurunkan Produktivitas di Pagi Hari

Kebiasaan langsung tidur setelah sahur juga berdampak pada tingkat produktivitas. Alih-alih merasa segar setelah bangun, banyak orang justru merasa semakin malas untuk beraktivitas.

Hal ini bisa menjadi tantangan bagi mereka yang tetap harus bekerja atau menjalankan tugas sehari-hari selama Ramadan.

“Jika ingin tetap produktif di pagi hari, lebih baik manfaatkan waktu setelah sahur untuk beribadah, membaca, atau melakukan aktivitas ringan lainnya,” saran Dede.

Alternatif yang Lebih Sehat

Daripada langsung tidur setelah sahur, ada beberapa alternatif yang bisa dilakukan agar tubuh tetap segar dan berenergi, antara lain:

Duduk atau berjalan ringan setelah sahur untuk membantu sistem pencernaan bekerja lebih optimal.

Membaca Al-Qur’an atau berzikir untuk menenangkan pikiran sambil menunggu waktu subuh.

Melakukan peregangan ringan atau olahraga ringan seperti berjalan di sekitar rumah untuk meningkatkan aliran darah.

Mengatur pola tidur malam yang cukup, sehingga tubuh tidak terlalu mengantuk setelah sahur.

Dengan menerapkan kebiasaan yang lebih sehat, tubuh akan terasa lebih segar dan produktif sepanjang hari.

Jadi, mulai sekarang, hindari langsung tidur setelah sahur agar puasa tetap lancar dan tubuh tetap sehat! (*)

Editor : Riana M.
#lemas #tidur #puasa #sahur