Jawa Pos Radar Lawu - Setiap Ramadan, TikTok selalu menghadirkan tren unik yang menarik perhatian warganet.
Tahun ini, salah satu sound yang mendadak viral adalah “Tob Tobi Tob”, sebuah audio dengan pelafalan khas seperti orang sedang mengaji.
Sound ini begitu populer hingga digunakan dalam berbagai video kreatif, mulai dari humor Ramadan, keseharian anak kos, hingga momen ngabuburit yang penuh kelucuan.
Salah satu unggahan yang ikut meramaikan tren ini adalah video dari akun Kamilaanaj, yang berhasil mendapatkan 678,2K likes, 9.000 komentar, dan 127,7K share.
Banyak pengguna TikTok lainnya juga mulai mengikuti tren ini dengan berbagai variasi, menjadikan “Tob Tobi Tob” sebagai salah satu sound Ramadan yang paling booming tahun ini.
Kenapa “Tob Tobi Tob” Bisa Viral? Ada beberapa alasan mengapa sound ini begitu cepat menyebar dan menjadi favorit banyak orang:
Pelafalan Unik dan Menghibur
Sound ini diucapkan dengan nada yang menyerupai orang mengaji, tetapi dengan sedikit sentuhan humor. Pola suaranya yang berulang dan khas membuatnya terdengar lucu dan gampang diingat.
Cocok untuk Berbagai Jenis Konten
Salah satu faktor utama yang membuat sound ini viral adalah fleksibilitasnya. Pengguna TikTok dapat menggunakannya dalam berbagai situasi, seperti:
Momen ngabuburit yang absurd (misalnya orang yang bosan menunggu waktu berbuka)
Anak kos yang berjuang saat sahur
Kisah batal puasa karena hal-hal konyol
Komedi seputar bulan Ramadan
Karena bisa diterapkan dalam berbagai konteks, “Tob Tobi Tob” menjadi pilihan favorit bagi kreator konten untuk menambah unsur humor dalam video mereka.
Efek Ramadan dan Nuansa Islami
Bulan Ramadan sering menjadi momen munculnya berbagai tren khas yang berhubungan dengan kebiasaan masyarakat saat berpuasa.
Karena “Tob Tobi Tob” terdengar seperti suara orang mengaji, sound ini terasa dekat dengan nuansa Ramadan dan membuat banyak orang tertarik untuk menggunakannya.
Apakah kamu sudah mencoba menggunakan sound “Tob Tobi Tob” di videomu? Kalau belum, mungkin ini saatnya ikut meramaikan tren! (*)
Editor : Riana M.