Jawa Pos Radar Lawu - Menunaikan ibadah dengan menggunakan wewangian merupakan anjuran Rasulullah SAW.
Tentunya dengan mempertimbangkan kandungan yang digunakan karena tidak semua wewangian cocok dipakai saat beribadah.
Apalagi ketika menunaikan shalat tarawih di mushola ataupun masjid terdekat hindari parfum dengan karakter kuat karena seringkali membuat beberapa orang tidak nyaman dan merasa pusing.
Maka dari itu ketika kamu ingin memakai parfum untuk beribadah pastikan memiliki wangi yang kalem dan membuat ibadah semakin khusyuk.
Di toko King Parfum Ponorogo terdapat beberapa pilihan parfum ala Timur Tengah yang bisa kamu gunakan ketika shalat tarawih.
1. Musk Makkah
Musk Makkah membawa perpaduan segar Strawberry dan Raspberry bertemu dengan Almond, Cinnamon, dan Vanilla di Heart Notes dan diakhiri dengan kehangatan Musk dan Amber.
2. Musk Madinah
Aroma musk yang khas dan elegan ini memberikan kesan hangat, sensual, dan misterius. Parfum ini juga memiliki sentuhan aroma Floral dan Spicy yang menambah kekayaan aroma.
3. Kasturi Putih
Dengan White Floral Notes dan Orange sebagai pembuka bertemu Aromatic dan Rose di Middle Notes ditutup dengan wangi khas dan hangat dari Musk, Woody Notes, dan Amber.
4. Madinah Haramain
Kombinasi bunga Rose dan Jasmine menciptakan kehangatan Floral yang menggoda. Berpadu dengan sentuhan Amber & Sandalwood dan kesegaran Citrus memberi sensasi memikat.
Keempat parfum diatas adalah varian yang direkomendasikan karena memberikan kesan kalem yang cocok untuk dipakai saat bulan puasa terutama ketika shalat tarawih.
Jika kamu yang tinggal di Ponorogo dan tertarik membeli parfum ala Timur Tengah ini kamu bisa mengunjungi toko King Parfum yang berada di Jalan Bhayangkara No.65 Banyudono.
Selain parfum ala Timur Tengah ini King Parfum juga memiliki sekitar 300 parfum dengan aroma yang tak kalah enak.
Dengan harga terjangkau mulai dari Rp 10.000 kamu bisa membeli parfum dengan beragam jenis aroma.
Kamu juga bisa berkonsultasi jika kebingungan memilih aroma apalagi tersedia juga opsi mix parfum untuk mendapatkan keharuman yang berbeda. (tasya-mg-pnm/kid)
Editor : Nur Wachid