Jawa Pos Radar Lawu - Hari ini, 23 Februari, dunia memperingati Hari Pinokio.
Sebuah penghormatan bagi karakter legendaris dari dongeng klasik.
Perayaan ini bertepatan dengan tanggal rilis film animasi Pinocchio produksi Walt Disney pada tahun 1940.
Pinokio pertama kali muncul dalam novel "Le Avventure di Pinocchio" karya Carlo Collodi, yang diterbitkan pada tahun 1883.
Cerita ini mengisahkan boneka kayu bernama Pinokio yang dibuat oleh seorang pemahat bernama Geppetto.
Pinokio dikenal karena hidungnya yang akan memanjang setiap kali ia berbohong.
Dalam perjalanannya, Pinokio sering menghadapi kesulitan akibat sifatnya yang polos dan mudah percaya.
Namun, dengan bantuan peri baik hati, ia belajar tentang kejujuran, keberanian, dan tanggung jawab hingga akhirnya berubah menjadi anak laki-laki sungguhan.
Kisah Pinokio begitu populer hingga diadaptasi menjadi film animasi oleh Walt Disney.
Film Pinocchio pertama kali dirilis di New York pada 7 Februari 1940 dan tayang luas di Amerika Serikat pada 23 Februari 1940.
Film ini menjadi film animasi panjang kedua Disney setelah Snow White and the Seven Dwarfs.
Pinokio bukan sekadar cerita anak-anak. Kisahnya mengajarkan pentingnya kejujuran, kerja keras, dan belajar dari kesalahan.
Karakter Pinokio yang berkembang dari boneka kayu yang nakal menjadi anak yang baik dan bertanggung jawab menjadi inspirasi bagi banyak orang.
Hari Pinokio menjadi momen untuk mengenang dan merayakan nilai-nilai yang diajarkan dalam cerita ini.
Hingga kini, kisah Pinokio terus hidup dalam berbagai bentuk adaptasi dan tetap menjadi bagian dari budaya populer di seluruh dunia. (fin)
Editor : Nur Wachid