Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Apa Itu DUI? Kasus yang Buat Karier Kim Sae Ron Hancur, Kini Ditemukan Meninggal di Rumahnya

Indi Wardani • Senin, 17 Februari 2025 | 05:08 WIB
Aktris Korea Kim Sae Ron.
Aktris Korea Kim Sae Ron.

Jawa Pos Radar Lawu - Aktris Kim Sae Ron dilaporkan meninggal dunia di kediamannya pada Minggu (16/2) waktu setempat.

Kepergian mendadak artis cantik ini mengejutkan banyak pihak.

Hal tersebut mengingat perjalanan kariernya yang sempat terhenti akibat kasus DUI (Driving Under Influence) yang menimpanya beberapa tahun lalu.

Kim Sae Ron dulunya dikenal sebagai aktris berbakat yang memulai kariernya sejak kecil. Namun, citra positifnya mulai runtuh setelah tersandung kasus DUI pada 2022.

Saat itu, ia terlibat dalam kecelakaan tunggal di Gangnam setelah menabrak trafo listrik dalam keadaan mabuk.

Akibat insiden tersebut, sebagian wilayah Gangnam mengalami pemadaman listrik, dan Kim Sae Ron harus berurusan dengan hukum.

Ia pun segera meminta maaf dan berjanji akan bertanggung jawab, tetapi publik terlanjur kecewa.

Kasus ini berujung pada gelombang cancel culture, di mana berbagai proyek yang melibatkan Kim Sae Ron mulai menghentikan kerja sama dengannya.

Ia dikeluarkan dari beberapa produksi drama dan kontraknya dengan sejumlah merek juga dibatalkan.

Aktris yang sebelumnya begitu bersinar ini tiba-tiba kehilangan hampir seluruh pekerjaannya di industri hiburan.

Apa itu DUI?

DUI (Driving Under Influence) adalah tindakan mengemudikan kendaraan dalam kondisi di bawah pengaruh alkohol atau zat lain yang dapat mengganggu konsentrasi dan kemampuan mengemudi.

DUI sangat berbahaya karena dapat menyebabkan kecelakaan yang membahayakan nyawa pengemudi maupun orang lain di sekitarnya.

DUI terjadi ketika seseorang mengonsumsi alkohol atau obat-obatan (baik legal maupun ilegal) sebelum mengemudi.

Pengemudi mabuk sering kali kehilangan kendali atas kendaraan karena gerak tubuh mereka melambat.

Menurunkan kemampuan berpikir dan pengambilan keputusan.

Dalam keadaan mabuk, seseorang lebih cenderung mengambil risiko dan tidak mampu membaca situasi lalu lintas dengan benar.

Mengganggu penglihatan dan keseimbangan.

Alkohol dapat mengaburkan penglihatan dan membuat pengemudi kesulitan menyesuaikan diri dengan cahaya atau jarak pandang di jalan.

DUI di Korea Selatan

Korea Selatan memiliki hukum yang sangat ketat terhadap DUI. Pemerintah menetapkan batas kadar alkohol dalam darah (Blood Alcohol Content/BAC) sebesar 0,03 persen.

Jika seseorang kedapatan mengemudi dalam kondisi mabuk, mereka bisa menghadapi:

Denda hingga 20 juta won (sekitar Rp 230 juta)

Hukuman penjara hingga 5 tahun

Pencabutan atau pembekuan SIM

Banyak selebriti Korea yang terkena dampak dari DUI, termasuk Kim Sae Ron.

Kasus DUI yang menimpanya menyebabkan pembatalan kontrak, hilangnya proyek akting, dan akhirnya membuatnya terpuruk dalam cancel culture sebelum meninggal dunia secara mendadak.

DUI bukan sekadar pelanggaran lalu lintas, tetapi juga tindakan yang bisa merenggut nyawa dan menghancurkan karier seseorang.

Kasus Kim Sae Ron menjadi pengingat betapa seriusnya dampak dari mengemudi dalam keadaan mabuk, baik dari segi keselamatan maupun konsekuensi sosial yang harus ditanggung. (naz)

Editor : Mizan Ahsani
#meninggal #kasus #artis #DUI #korea #kim sae ron #cancel culture