Jawa Pos Radar Lawu - Banyak orang tua yang mengaku merasa lelah secara fisik dan emosional dalam menjalani peran mereka dalam mengasuh anak.
Mengasuh anak memang tidak pernah mudah. Setiap tahap pertumbuhan anak menghadirkan tantangan tersendiri.
Tak jarang, orang tua merasa kehilangan energi, baik fisik maupun mental, dalam menjalani peran tersebut.
Kondisi ini sering dikenal dengan istilah parenting burnout atau kelelahan akibat pengasuhan.
Tanda-tanda Parenting Burnout yang Perlu Kamu Kenali
Bagi banyak orang tua, rasanya sulit untuk mengakui jika mereka tengah mengalami parenting burnout.
Mereka sering merasa cemas, tidak mampu memenuhi ekspektasi tinggi, atau merasa tidak cukup baik dalam menjalankan tugas sebagai orang tua.
Beberapa tanda yang perlu diperhatikan antara lain:
- Kelelahan yang Berlarut-larut
Perasaan lelah yang tidak hanya datang setelah aktivitas sehari-hari, tetapi bahkan saat bangun tidur.
- Kehilangan Kontrol Atas Motivasi dan Emosi
Ini adalah sikap orang tua yang merasa apatis terhadap aktivitas pengasuhan atau tidak merasa bahagia saat berinteraksi dengan anak.
- Kecemasan yang Berlebihan
Orang tua akan terus-menerus khawatir tentang masa depan anak, bagaimana mengasuh dengan baik, atau perasaan cemas lainnya.
- Kesulitan dalam Menjalani Rutinitas
Orang tua akan kesulitan Menyelesaikan tugas-tugas hariannya, seperti memberi makan anak atau mengantar mereka ke sekolah, menjadi terasa semakin berat.
Tips Menjaga Kesehatan Mental bagi Orang Tua
Menghadapi parenting burnout bukanlah hal yang bisa dianggap remeh. Namun, ada beberapa cara yang bisa kamu terapkan untuk menjaga kesehatan mental:
- Prioritaskan Waktu untuk Diri Sendiri
Jangan ragu untuk meluangkan waktu untuk melakukan aktivitas yang menyenangkan, seperti membaca buku, berjalan-jalan, atau sekadar menonton film favorit.
- Berbicara dengan Pasangan atau Orang Terdekat
Komunikasi yang terbuka dengan pasangan atau keluarga dapat meringankan beban pikiran.
- Tetap Menjaga Pola Makan dan Olahraga
Jangan remehkan pentingnya menjaga tubuh tetap sehat. Makan dengan baik dan berolahraga dapat memberi energi baru bagi kamu yang merasa lelah.
- Minta Bantuan Profesional jika Perlu
Jika parenting burnout semakin parah, berkonsultasi dengan seorang konselor atau psikolog bisa membantu. Mereka bisa memberikan perspektif yang lebih sehat tentang pengasuhan anak.
Pentingnya Waktu “Me-Time” Tanpa Rasa Bersalah
Bagi banyak orang tua, waktu pribadi atau me-time terasa seperti kemewahan yang sulit didapatkan. Namun, melepaskan diri sejenak dari rutinitas harian adalah langkah penting dalam menjaga kesehatan mental orang tua.
Orang tua juga perlu mengingat bahwa mereka bukan hanya orang tua, tetapi juga individu yang memiliki kebutuhan dan keinginan pribadi.
Tidak ada salahnya untuk sesekali mengambil waktu untuk beristirahat, berlibur, atau hanya sekadar menikmati hobi yang telah lama terabaikan.
Seorang orang tua yang bahagia dan sehat secara mental akan lebih mampu memberi kasih sayang dan perhatian kepada anak-anaknya. (*)
Editor : Riana M.