Jawa Pos Radar Lawu – Harald adalah salah satu sosok raksasa yang dihormati di Elbaph dalam cerita One Piece.
Sebagai Raja Kerajaan Warland, Harald dikenal sebagai pemimpin yang cinta damai, dan memiliki kekuatan luar biasa.
Namun dalam cerita One Piece, dia bernasib tragis dengan tewas di tangan putranya sendiri, Loki.
Berikut ini fakta-fakta menarik tentang Raja Harald yang terungkap dalam cerita.
1. Mencintai Perdamaian
Raja Harald menjadi simbol perdamaian di Elbaph.
Meski memiliki kekuatan luar biasa, dia lebih memilih menyelesaikan konflik tanpa kekerasan.
Penyelesaian konflik dengan pertarungan merupakan ideologi raksasa elbaph pada masa lampau.
Filosofi Harald tentang perdamaian membuatnya dicintai oleh rakyat Elbaph.
Bahkan prinsipnya itu diturunkan kepada generasi raksasa saat ini melalui proses belajar-mengajar.
2. Memiliki Darah Raksasa Purba
Harald ternyata bukanlah raksasa biasa.
Dia berasal dari keturunan raksasa purba, yang dikenal sebagai ras legendaris dengan kekuatan fisik luar biasa.
Ciri khas raksasa purba adalah tanduk yang tumbuh di kepala.
3. Sang Ksatria Agung
Meski dikenal sebagai pecinta damai, Harald adalah petarung yang sangat tangguh.
Julukan Sang Ksatria Agung diberikan karena kemampuan bertarungnya yang luar biasa.
Raja Harald memiliki dua istri yang melahirkan dua putranya, Loki dan Hajrudin.
Bedanya, ibu Loki bukan ras raksasa Elbaph.
Loki adalah pewaris takhta, sementara Hajrudin dikenal sebagai pemimpin Bajak Laut Prajurit Raksasa Baru yang kini menjadi sekutu Topi Jerami.
5. Gagal Wujudkan Impian
Nasib tragis menimpa Harald ketika Loki, putra kandungnya, membunuhnya dalam insiden besar di Elbaph.
Spekulasi lainnya menyebutkan bahwa Loki terpengaruh oleh ambisinya sendiri untuk menjadi Dewa Matahari, dan memimpin Elbaph dengan cara yang bertentangan dengan prinsip Harald.
Pantau terus Radar Lawu untuk mendapatkan informasi terbaru seputar One Piece. (cor)
Editor : Andi Chorniawan