Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Liburan Imlek dengan Mengunjungi Klenteng Sam Poo Kong, Destinasi Religi dan Sejarah di Semarang

Muhammad Aditya Pangestu • Kamis, 16 Januari 2025 | 03:40 WIB
Sebagai klenteng Tionghoa tertua di Semarang, Sam Poo Kong menawarkan pengalaman berwisata yang tak terlupakan.
Sebagai klenteng Tionghoa tertua di Semarang, Sam Poo Kong menawarkan pengalaman berwisata yang tak terlupakan.

Jawa Pos Radar Lawu-Semarang, sebagai salah satu kota besar di Indonesia, dikenal kaya akan destinasi wisata yang memadukan keindahan alam, budaya, dan sejarah. Salah satu ikon wisata yang menjadi daya tarik utama adalah Klenteng Sam Poo Kong.

Terletak di Jalan Simongan No. 129, Bongsari, Semarang Barat, Jawa Tengah, klenteng ini bukan hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga menyimpan nilai sejarah yang tinggi.

Sebagai klenteng Tionghoa tertua di Semarang, Sam Poo Kong atau dikenal juga dengan sebutan Klenteng Gedung Batu/

Klenteng ini menawarkan pengalaman berwisata yang tak terlupakan, terutama saat perayaan Tahun Baru Imlek.

Klenteng ini adalah tempat ibadah bagi umat Konghucu di Semarang dan sekitarnya.

Pengunjung yang datang tidak hanya akan merasakan suasana spiritual yang kental, tetapi juga bisa menyaksikan keindahan arsitektur yang memadukan gaya Tionghoa dan Jawa.

Dengan luas bangunan mencapai 1.020 meter persegi, Sam Poo Kong menyuguhkan berbagai ornamen yang indah, termasuk relief batu yang menggambarkan ekspedisi Laksamana Cheng Ho selama 30 tahun.

Klenteng ini sering disebut Gedung Batu karena banyaknya relief batu yang menghiasi dindingnya.

Setiap sudut dan lorong klenteng menawarkan kisah sejarah, dengan patung-patung dewa, arca, dan artefak yang membuatnya semakin memikat untuk dijelajahi.

Tidak hanya itu, keberadaan patung besar Sam Poo Kong yang terbuat dari emas dan perunggu menambah kemegahan tempat ini.

Selain menjadi destinasi religi, Sam Poo Kong juga menawarkan berbagai fasilitas menarik bagi wisatawan.

Salah satunya adalah sewa kostum ala kekaisaran Tionghoa. Pengunjung bisa mengenakan kostum lengkap dengan aksesoris seperti topi, kipas, payung, pedang, dan tombak, serta berfoto di berbagai sudut klenteng yang Instagramable. Kostum tersebut tersedia untuk anak-anak hingga dewasa.

Pada perayaan Tahun Baru Imlek, Sam Poo Kong menjadi pusat keramaian.

Berbagai acara hiburan diadakan untuk merayakan hari besar ini, seperti pertunjukan barongsai, tari tradisional, dan keroncong, yang menambah semarak suasana.

Wisatawan yang datang pada Imlek akan merasakan atmosfer penuh semangat dan keceriaan dari pengunjung yang datang untuk beribadah dan merayakan tahun baru.

Tiket masuk ke Klenteng Sam Poo Kong sangat terjangkau, yakni Rp. 5 ribu untuk anak-anak dan Rp. 7 ribu untuk dewasa pada hari biasa.

Sedangkan pada akhir pekan, harga tiket naik menjadi Rp. 8 ribu untuk anak-anak dan Rp. 10 ribu untuk dewasa.

Untuk masuk ke area sembahyang dan berdoa, pengunjung perlu membayar biaya tambahan sekitar Rp. 28 ribu untuk dewasa dan Rp. 15 ribu untuk anak-anak.

Jam operasional klenteng adalah pukul 9 pagi hingga 6 sore pada hari Senin hingga Jumat, dan pukul 9 pagi hingga 8 malam pada akhir pekan.

Klenteng Sam Poo Kong bukan hanya sekadar tempat ibadah, tetapi juga menjadi salah satu destinasi wisata yang wajib dikunjungi saat merayakan Tahun Baru Imlek di Semarang. (*)

Editor : Riana M.
#sam poo kong #destinasi religi #klenteng Tionghoa #tahun baru imlek #liburan imlek #Tertua #hari raya imlek #Klenteng Gedung Batu #semarang