Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Sama-sama Berambisi dalam Pekerjaan, Apa Perbedaan Overachiever dan Workaholic yang Kini Tengah Populer

Lailatul Fadhila Hikma • Rabu, 8 Januari 2025 | 13:51 WIB
Karakter Overachiever, apakah sama dengan workaholic?
Karakter Overachiever, apakah sama dengan workaholic?

Jawa Pos Radar Lawu – Istilah overachiever kian sering terdengar terutama ketika membahas mengenai pekerjaan dan pencapaian.

Berbeda dengan workaholic yang memiliki ambisi dalam pekerjaan, overachiever cenderung memiliki ambisi pada hasil dan pencapaian.

Lantas apa sih sebenarnya yang dimaksud dengan overachiever? Apa yang membuat mereka berbeda dari orang-orang yang juga memiliki ambisi tinggi?

Definisi Overachiever, Si Pengejar Tanpa Henti

Overachiever adalah individu yang selalu menetapkan standar yang sangat tinggi untuk diri mereka sendiri.

Dilansir dari Verywell Health, overachiever adalah individu yang terus-menerus mengejar kesuksesan tanpa mempertimbangkan apakah usaha yang mereka lakukan sebanding dengan hasil yang diperoleh.

Singkatnya, seorang overachiever cenderung mengorbankan banyak hal secara berlebihan demi mencapai tujuannya, termasuk waktu, uang, kebahagiaan, kesehatan, hubungan keluarga, dan kehidupan sosial.

Mereka tidak hanya berusaha untuk memenuhi ekspektasi, tetapi juga berambisi untuk melampaui apa yang diharapkan, baik oleh diri sendiri maupun orang lain.

Bagi mereka, hasil yang baik bukanlah tujuan akhir, hanya pencapaian luar biasa yang dianggap memuaskan.

Meskipun sifat ini terdengar positif, kenyataannya, overachiever sering kali terjebak dalam tekanan internal yang berat. Hal ini bisa berdampak negatif pada kesehatan mental dan fisik mereka.

Apa yang Mendorong Seseorang Menjadi Overachiever?

Ada berbagai faktor yang dapat mendorong seseorang untuk menjadi seorang overachiever.

Pertama, lingkungan memainkan peran yang signifikan.

Tekanan yang datang dari keluarga, teman, atau tempat kerja sering kali menciptakan harapan yang tinggi untuk selalu tampil sebagai yang terbaik.

Selanjutnya, ada ekspektasi diri yang menjadi pendorong kuat bagi seorang overachiever.

Mereka sering kali menetapkan standar yang sangat tinggi untuk diri mereka sendiri, berusaha keras untuk mencapai tujuan yang mungkin tampak tidak realistis bagi orang lain.

Terakhir, budaya kompetisi di sekitar mereka juga berkontribusi pada perilaku overachieving.

Budaya ini menciptakan suasana di mana kesuksesan diukur berdasarkan pencapaian yang lebih tinggi daripada rekan-rekan, sehingga mendorong individu untuk terus berjuang tanpa henti demi mencapai hasil yang lebih baik.

Overachiever VS Workaholic?

Meskipun ada kesamaan antara keduanya, overachiever tidak selalu sama dengan workaholic.

Overachiever adalah seseorang dengan ambisi tinggi dan keinginan untuk mencapai kesempurnaan dalam setiap aspek kehidupannya.

Mereka selalu berusaha keras untuk meraih kesuksesan dan mendapatkan pengakuan atas pencapaian mereka.

Di sisi lain, ada workaholic, seseorang yang terjebak dalam kecanduan bekerja. Mereka merasa harus terus-menerus bekerja, bahkan ketika tidak ada tuntutan yang mendesak.

Overachiever cenderung lebih mampu menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi, sementara workaholic sering kali mengorbankan kesehatan dan hubungan sosial demi pekerjaan.

Dengan kata lain, meskipun sama-sama berorientasi pada hasil, cara mereka menjalani hidup sangat berbeda. (*)

Editor : Riana M.
#ambisi #istilah #workaholic #pencapaian #perbedaan #overachiever #dunia kerja