Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Viral di Media Sosial Fenomena New Year, New Mental Issues, Mengapa Bisa Terjadi?

Davita Dyah Ayu • Sabtu, 4 Januari 2025 | 22:50 WIB

Viral di Media Sosial Fenomena New Year ,apa itu?
Viral di Media Sosial Fenomena New Year ,apa itu?
Jawa Pos Radar Lawu - Media sosial kembali diramaikan dengan tren unik yang menarik perhatian banyak orang, yaitu New Year New Mental Issues.

Tren ini muncul sebagai respons yang cukup ironis terhadap perayaan tahun baru, menggantikan slogan populer sebelumnya, New Year, New Me.

Fenomena New Year New Mental Issues ini berawal dari sebuah unggahan di TikTok oleh pengguna bernama Azy.

Dalam video tersebut, ia membagikan tangkapan layar percakapan dengan kalimat mencolok, New Year, New Mental Issues.

Unggahan inisudah disukai oleh lebih dari 50.000 pengguna dan dibagikan lebih dari 2.800 kali hingga kemudian menjadi viral

Banyak yang merasa kalimat tersebut relate dan mencerminkan suasana hati mereka menjelang pergantian tahun.

Tahun baru biasanya dikaitkan dengan keinginan baru untuk memulai kehidupan dengan cara yang lebih baik.

Optimisme ini, bagaimanapun, tampaknya bertentangan dengan tren yang sedang viral di TikTok.

Banyak pengguna TikTok telah mengikuti tren New Year New Mental Issues, yang menurut mereka mencerminkan perasaan dan pengalaman mereka di tahun baru.

Selain itu, tren ini sejalan dengan meningkatnya kesadaran akan pentingnya kesehatan mental dan kesejahteraan.

Tampaknya tren "New Year, New Mental Issues" menunjukkan sisi lain dari ekspektasi yang sering menjadi beban, berbeda dengan optimisme yang biasanya menyertai awal tahun.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, para netizen mengantisipasi masalah baru yang berdampak pada kesehatan mental pada tahun 2025.

Oleh karena itu, apakah ada alasan mengapa awal tahun baru bisa membuat tertekan? Menurut Bridger Peaks Counseling, penjelasannya adalah sebagai berikut:

  1. Resolusi yang gagal terwujud

Laman The Centre for Addiction and Mental Health menyatakan bahwa Kegagalan tahun sebelumnya untuk mencapai resolusi dapat memberikan tekanan tersendiri.

Beberapa orang takut tidak akan membuat resolusi lagi karena takut hanya akan menjadi perdebatan.

Seringkali, resolusi seperti kemajuan dalam karier, tujuan kebugaran, atau memperoleh keterampilan baru tidak mencapai target, yang kemudian menyebabkan stres dan kecemasan di tahun baru.

  1. Takut gagal dan mengkritik diri sendiri

Berdasarkan laman Bozeman Counseling, Seseorang dapat menjadi terlalu keras pada diri sendiri jika mereka takut akan kegagalan, dan ketakutan ini seringkali disertai dengan kritik diri yang berlebihan, yang menyebabkan stres dan kecemasan.

Banyak orang takut mengambil risiko atau mencoba hal baru karena mereka pikir segalanya akan gagal.

  1. Perbandingan sosial dan tekanan eksternal

Di zaman media sosial, mudah untuk membandingkan diri dengan orang lain.

Media sosial menjadi tempat yang populer bagi banyak orang untuk menunjukkan pencapaian profesional, hubungan pribadi, atau keluarga mereka.

Seseorang dapat mengalami perasaan tidak cukup baik dan tekanan untuk menyamai kesuksesan orang lain karena merasa tidak berada di posisi yang sama.

Namun, penting untuk diingat bahwa setiap orang memiliki kesulitan dan kesulitan mereka sendiri, meskipun mereka mungkin tidak terlihat di media sosial secara langsung.

Fenomena "New Year, New Mental Issues" mungkin merupakan hasil dari tekanan yang dirasakan banyak orang saat bersiap untuk memulai tahun baru.

Namun, penting untuk memahami bahwa kegagalan bukanlah akhir segalanya; itu masih bisa dilakukan.

Baca Juga: Taman Anggur Kukulu Subang, Destinasi Wisata Viral Milik Sule yang Wajib Dikunjungi!

Fokuslah pada perjalanan dan kemajuan pribadi Anda daripada membandingkan diri dengan orang lain.

Untuk menghadapi tahun baru dengan cara yang lebih baik, mulailah dengan harapan yang masuk akal dan melakukan tindakan kecil yang signifikan.

Fokuskan pada proses daripada hasil, dan berikan waktu untuk memperbaiki kesalahan tahun sebelumnya.

Fokus pada kebutuhan diri sendiri untuk menjaga keseimbangan dan kesehatan mental. Setiap hari memberi Anda kesempatan untuk maju.

Kita dapat menyambut tahun baru dengan lebih optimis dan penuh harapan jika kita menjaga kesehatan fisik dan mental kita. (*)

Editor : Riana M.
#tiktok #tahun 2025 #New Year New Mental Issues #fenofibrate #tahun baru #tren #media sosial