Jawa Pos Radar Lawu – Pola asuh yang tidak stabil, atau kerap disebut dengan eggshell parenting, ternyata meninggalkan bekas emosional yang cukup mendalam bagi anak.
Salah satu dampak yang paling umum adalah munculnya perilaku people-pleaser.
Kondisi di mana seseorang selalu berusaha menyenangkan orang lain, bahkan jika itu berarti mengorbankan kebutuhan diri sendiri.
Anak-anak yang dibesarkan dengan pola asuh eggshell parenting cenderung memilih untuk menghindari konflik dengan cara menuruti keinginan orang tua mereka.
Mereka akan berusaha sebisa mungkin untuk menjaga suasana tetap harmonis, tetapi sayangnya, kebiasaan ini sering terbawa hingga dewasa dan memengaruhi hubungan mereka, baik di ranah pribadi maupun sosial.
Langkah-Langkah Mengatasi Perilaku People-Pleasing
Mengubah kebiasaan people pleasing bukanlah hal yang instan, tetapi ada beberapa langkah yang bisa diambil.
1. Sadari dan Renungi
Langkah pertama adalah mengenali bahwa kamu memiliki kecenderungan untuk selalu menyenangkan orang lain.
Cobalah untuk merenungkan situasi di mana kamu sering mengorbankan kebutuhan pribadi demi orang lain.
Dengan kesadaran inilah akan terlihat kunci bagaimana memahami pola perilaku yang telah terbentuk.
2. Belajar Mengatakan ‘Tidak’
Cobalah untuk mengatakan "tidak". Ini adalah sebuah keterampilan yang perlu diasah.
Mulailah dengan menolak permintaan yang tidak sesuai dengan kemampuan atau jadwalmu.
Ingat, menolak tidak menandakan kamu egois, ini hanya cara untuk menjaga keseimbangan dalam hidup.
3. Tentukan Batasan yang Sehat
Menetapkan batasan adalah cara yang efektif untuk melindungi energi dan kebutuhan pribadi.
Pastikan untuk mengkomunikasikan batasan ini dengan jelas kepada orang lain, baik dalam hubungan pribadi maupun profesional.
4. Fokus pada Kebutuhan Diri Sendiri
Luangkan waktu untuk memahami apa yang benar-benar dirimu inginkan dan butuhkan.
Misalnya, menulis jurnal atau melakukan meditasi. Ini bisa menjadi salah satu cara untuk lebih terhubung dengan diri sendiri.
5. Latih Komunikasi Asertif
Belajar untuk berbicara dengan tegas namun tetap menghormati orang lain adalah kunci untuk keluar dari pola people-pleasing.
Latihan ini bisa kamu dilakukan dengan menyampaikan pendapat tanpa takut akan reaksi negative dari orang di sekitarmu.
6. Mencari Dukungan Profesional
Jika perilaku people-pleasing sudah sangat mengganggu keseharianmu, pertimbangkan untuk mencari bantuan dari terapis profesional.
Setidaknya mereka dapat membantu menggali akar masalah dan memberikan strategi untuk mengubah pola perilaku tersebut.
Bebas Dari People-Pleasing, Kunci Membangun Kehidupan yang Lebih Seimbang
Untuk mengatasi dampak dari eggshell parenting, kuncinya adalah keberanian dan kemauan untuk berubah.
Proses ini tidak mudah, namun dengan usaha yang konsisten, kamu bisa membangun hubungan yang lebih sehat, baik itu dengan diri sendiri maupun orang lain.
Langkah penting menuju kehidupan yang lebih bahagia dan bermakna adalah dengan lebih mementingkan kebutuhan pribadi dan belajar mencintai diri sendiri.
Alih-alih mengedepankan kepentingan orang lain.
Ingat, kita berhak merasa damai tanpa harus terus-menerus berusaha menyenangkan orang lain. (*)