Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

4 Support System ala Rhenald Kasali, Solusi Bantu Kamu Keluar dari Gangguan Kesehatan Mental

Ida Ayyu Balqis • Rabu, 11 Desember 2024 | 16:27 WIB
Ilustrasi mental health stigma
Ilustrasi mental health stigma

Jawa Pos Radar Lawu - Gangguan kesehatan mental menjadi isu yang serius karena semakin banyak dialami terutama oleh generasi muda.

Rhenald Kasali, Guru Besar Ilmu Manajemen UI memberikan pandangannya terkait pentingnya support system dalam mengatasi gangguan kesehatan mental.

Menurut Rhenald Kasali ada empat jenis support system yang perlu kamu miliki untuk bangkit dari tekanan mental.

  1. Family Support

Baca Juga: Media Sosial Jadi Pemicu Gangguan Kesehatan Mental pada Generasi Strawberry, Begini Penjelasan Rhenald Kasali

Keluarga merupakan fondasi pertama dari support system. Rhenald menekankan bahwa dukungan emosional dari orang tua, saudara, atau kerabat dekat sangat penting untuk membantu seseorang merasa dicintai dan diterima.

Saat keluarga hadir sebagai pendengar dan pendukung yang baik tanpa menghakimi, hal itu bisa mengurangi rasa cemas dan kesepian yang dirasakan oleh penyintas kesehatan mental.

Beberapa tips ini bisa kamu lakukan saat kamu mengalami atau bertemu dengan keluargamu yang mengalami gangguan kesehatan mental.

Diantaranya adalah meluangkan waktu untuk berbicara dari hati ke hati, jangan ragu untuk meminta ataupun memberikan pelukan sebagai bentuk dukungan emosional serta jadilah keluarga yang saling mendukung, bukan menghakimi.

  1. Peer Support

Ada beberapa orang yang lebih nyaman bercerita kepada teman atau sahabat dari pada harus mengadu kepada keluarganya.

Memiliki teman-teman yang saling peduli bisa menjadi tempat untuk berbagi cerita tanpa harus merasa takut dihakimi.

Dukungan dari teman-teman ini sangat membantu, terutama bagi anak muda yang berada jauh di perantauan dan tidak memiliki keluarga untuk menjadi tempat bercerita.

Tips untuk membangun peer support diantaranya dengan memilih teman yang benar-benar peduli dan bisa saling mempercayai, menjadi teman yang aktif mendengarkan dan tidak menghakimi saat memberikan nasihat.

Serta carilah teman yang bisa saling mengajak melakukan aktivitas positif bersama, seperti olahraga atau melakukan hobi yang menyenangkan.

  1. Office Support

Bagi yang sudah bekerja, tempat kerja juga bisa menjadi sumber support system yang penting. Dukungan dari atasan, rekan kerja, atau bahkan kebijakan perusahaan yang peduli kesehatan mental bisa membuat perbedaan besar.

Lingkungan kerja yang suportif akan membuat karyawan merasa nyaman karena dihargai dan didukung, sehingga resiko stres akibat kerja bisa berkurang.

Beberapa tips membangun office support antara lain dengan berani berbicara kepada atasan atau HR saat merasa beban kerja terlalu berat.

Kemudian ciptakan lingkungan kerja yang baik dengan membangun hubungan yang sehat dengan rekan kerja.

Terakhir kamu bisa memanfaatkan program kesehatan mental yang ada di kantor jika tersedia.

  1. Government Support

Pemerintah juga mempunyai peran penting dalam menyediakan akses ke layanan kesehatan mental.

Mulai dari fasilitas kesehatan, konselor, hingga hotline kesehatan mental, semuanya bisa masyarakat manfaatkan untuk mencari bantuan profesional.

Pemerintah yang turut mendukung kesehatan mental masyarakatnya akan menciptakan generasi yang lebih sehat secara emosional.

Hal yang bisa kamu lakukan untuk memanfaatkan government support adalah dengan mencari tahu layanan kesehatan mental yang tersedia di daerahmu.

Manfaatkan program konseling gratis atau bersubsidi, biasanya sudah tersedia di puskesmas setiap daerah.

Dan terakhir jangan ragu untuk menghubungi hotline kesehatan mental saat merasa membutuhkan bantuan darurat.

Dari keluarga hingga pemerintah, support system yang kuat bisa menjadi kunci untuk keluar dari lingkaran gangguan kesehatan mental.

Namun, ingat, semua dimulai dari langkah kecil dengan berani mengakui bahwa kamu membutuhkan bantuan, dan jangan ragu untuk mencarinya. (*)

Editor : Riana M.
#kesehatan mental #Tekanan mental #empat jenis #mental health #support keluarga #bangkit #rhenald kasali #stigma #support system