Kamu Merasa Sulit Mengambil Keputusan? 5 Tips Ini Bantu Atasi Decision Fatigue

Ida Ayyu Balqis • Dipublikasikan Minggu, 8 Desember 2024 | 16:04 WIB
Generasi strawberry sering mengalami kondisi decision fatigue
Generasi strawberry sering mengalami kondisi decision fatigue

Jawa Pos Radar Lawu - Generasi strawberry sering mengalami kondisi decision fatigue yakni kondisi saat seseorang mengalami kesulitan mengambil keputusan saat mereka mengalami kelelahan mental setelah membuat banyak keputusan.

Generasi strawberry yang hidup dengan kemajuan teknologi seringkali berhadapan dengan kondisi dimana mereka harus membuat pilihan.

Akses informasi yang cepat juga harus diiringi dengan kemampuan mengambil keputusan dengan cepat, tak ayal generasi Z mengalami decision fatigue.

Decision fatigue tentu berdampak pada kondisi mental generasi strawberry, apalagi generasi ini terkenal dengan karakter manjanya karena tidak terbiasa diajarkan untuk mengambil keputusan sejak kecil.

Lalu bagaimana cara kita menyikapi kondisi decision fatigue ini?

- Kurangi Jumlah Pilihan

Terlalu banyak pilihan dapat memicu kebingungan. Kita bisa membatasi opsi menjadi beberapa yang relevan untuk menghemat energi mental.

Misalkan dengan membuat list rutinitas untuk mengurangi pengambilan keputusan dalam satu hari tersebut.

- Buat Rutinitas untuk Keputusan Sehari-hari

Membuat rutinitas untuk membantu kita menyimpan energi untuk mengambil keputusan yang lebih besar.

Kita bisa mulai dengan hal yang sederhana seperti membuat list menu makan untuk esok hari atau mengatur jadwal pakaian kerja dalam seminggu kedepan.

- Belajar Membuat Keputusan Sejak Dini

Hal yang tidak disadari oleh kebanyak orang tua adalah mengajarkan anak untuk mengambil keputusan sejak kecil, hal ini kerap dilakukan oleh orang tua yang menerapkan strawberry parenting.

Padahal anak bisa kita ajarkan untuk memutuskan pilihan dengan pilihan sederhana, seperti memilih pakaian sendiri atau menentukan menu makan siang.

- Manajemen Waktu dan Prioritas

Belajar menetapkan prioritas membantu kita untuk mengurangi keputusan yang tidak perlu. Alangkah lebih baik jika kita fokuslah pada hal-hal yang benar-benar penting.

Karena biasanya saat seseorang mandi ia sambil memikirkan pakaian apa yang akan ia kenakan nanti, saat berpakaian ia berfikir menu sarapan apa yang akan ia makan.

Hal tersebut sangat menguras energi untuk berpikir, padahal saat di kantor nanti orang tersebut masih harus membuat keputusan yang jelas lebih penting dan lebih besar.

- Beristirahat

Otak juga membutuhkan istirahat. Kita mungkin terlalu memforsir otak untuk bekerja dan mengambil keputusan, maka jangan ragu untuk menjauh dari situasi yang memerlukan keputusan berat untuk sementara waktu.

Generasi strawberry memang rentan terhadap decision fatigue karena hidup di era yang penuh dengan pilihan dan tekanan untuk selalu relevan.

Namun, hal ini juga diperburuk oleh kurangnya pendidikan tentang pengambilan keputusan sejak kecil.

Dengan pendekatan yang tepat, baik dari individu maupun orang tua, generasi ini bisa mengatasi tantangan ini dan menjadi generasi yang lebih tangguh serta percaya diri dalam menghadapi berbagai pilihan hidup. (*)

Editor : Riana M.
Sumber : Radar Lawu
ambil keputusan manajemen waktu generasi strawberry KESULITAN tips kondisi mental keputusan decision fatigue Atasi kemajuan teknologi manja