Jawa Pos Radar Lawu – Cerita manga One Piece 1132 memperlihatkan situasi ajaib di Elbaph.
Kru Bajak Laut Prajurit Raksasa naik ke tingkat kedua Elbaph dengan berlayar di atas pelangi.
Pelangi itu tak hanya menambah kemegahan Elbaph, tapi juga menjadi misteri besar dalam cerita.
Bagaimana cara kerja pelangi menjadi media penyeberangan?
Apa kaitannya dengan mitologi Nordik?
Kru Topi Jerami di kapal Great Eirik sempat salah mengira dengan kemunculan pelangi yang sangat besar.
Mereka mengira pelangi tersebut muncul karena fenomena alam.
Senyatanya, pelangi itu sengaja dibuat oleh para raksasa.
Yang lebih keren, pelangi tersebut menjadi jembatan penyeberangan antara dua wilayah.
Simak ulasan The Library of Ohara tentang pelangi tersebut.
Inspirasi dari Mitologi Nordik
Pelangi di Elbaph mengingatkan pada Bifrost, jembatan pelangi dalam mitologi Nordik.
Jembatan tersebut menghubungkan Midgard atau bumi dengan Asgard yang merupakan dunia para dewa di langit.
Dalam cerita manga One Piece 1132, pelangi ini tampaknya memiliki fungsi serupa.
Menjadi jalan menuju alam atas Elbaph, tempat desa para raksasa berada.
Brogy sebelumnya menyampaikan bahwa Elbaph terdiri tiga tingkat.
Yakni, Asgard, Midgard, dan Niflheim.
Dari ketiga level itu, hanya Asgard yang belum terungkap pemandangan alamnya.
Rahasia di Balik Batu Matahari
Salah satu yang menarik adalah informasi Brogy.
Dia mengungkapkan bahwa pelangi tidak muncul karena fenomena alam.
Melainkan dilukis menggunakan Batu Matahari yang dinamakan Painter.
Apa sebenarnya Batu Matahari itu? Dan bagaimana hubungannya dengan pelangi?
Dalam mitologi Nordik, Batu Matahari dikenal sebagai kompas alami yang digunakan oleh bangsa Viking.
Batu ini memiliki kemampuan untuk membiaskan cahaya matahari, bahkan di langit mendung.
Sehingga memungkinkan mereka menemukan posisi matahari.
Fenomena tersebut mirip proses pembiasan cahaya yang menciptakan pelangi.
Dalam cerita manga One Piece 1132, Batu Matahari digunakan para raksasa untuk menciptakan pelangi.
Air terjun besar di Elbaph bisa menjadi sumber kelembapan dan cahaya matahari yang cukup untuk menciptakan pelangi.
Batu Matahari dapat membiaskan cahaya menjadi warna-warna pelangi yang terlihat megah.
Proses Pelangi Menjadi Jalur Padat
Namun, bagaimana pelangi ini bisa berubah menjadi jalur yang dapat dilalui?
Hal tersebut masih menjadi misteri lantaran Dorry dan Brogy tidak mengungkapkannya.
Penggemar berspekulasi bahwa proses ini mirip dengan pembentukan awan pulau di Sky Island.
Kemungkinan besar, ada campuran pyrobloin, mineral yang membuat awan di Sky Island menjadi padat, dalam proses pembentukan pelangi ini.
Pyrobloin mungkin bercampur dengan cahaya dan kelembapan, menciptakan pelangi yang cukup kokoh untuk dilewati.
Selain itu, Bonney mendengar suara gemerincing yang indah ketika kapal Great Eirik melintasi pelangi.
Artinya, pelangi ini mengeluarkan kilauan yang dapat didengar.
Hal tersebut menambah keunikan pelangi di Elbaph.
Menurut Bonney, pelangi yang dilintasi seolah laut dengan tujuh warna.
Batu Matahari di Dunia Nyata
Sementara itu, menurut Merlin D Wizard, terdapat batu di dunia nyata seperti Batu Matahari di Elbaph.
Batu tersebut disebut Rainbow Lattice Sunstone atau Batu Matahari Kisi Pelangi.
Ditemukan di gurun terpencil di Teritori Utara Australia pada 1985.
Bentuk batu ini tidak menentu, ada yang segitiga dan heksagonal.
Pancaran warna-warni pelanginya seolah terperangkap di dalam batu.
Apakah Eiichiro Oda juga menyadari hal tersebut, dan menjadikannya inspirasi Batu Matahari yang dapat menciptakan pelangi di Elbaph?
Baca teori dan informasi menarik lainnya tentang One Piece hanya di Radar Lawu.
Jangan lupa membaca manga secara resmi di platform legal untuk mendukung karya Eiichiro Oda. (cor)
Editor : Andi Chorniawan