Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Fenomena Generasi Sandwich Menurut Pandangan Islam, Perhatikan Konsep Birrul Walidain, Ini Penjelasan Lengkapnya 

Nur Wachid • Kamis, 21 November 2024 | 20:50 WIB
Fenomena generasi sandwich menurut pandangan Islam.
Fenomena generasi sandwich menurut pandangan Islam.

Jawa Pos Radar Lawu - Istilah generasi sandwich pertama kali diperkenalkan oleh Dorothy A Miller dalam jurnalnya yang berjudul The Sandwich Generation Adult Children of The Aging.

Dorothy A Miller merupakan professor sekaligus direktur praktikum Universitas Kentucky tahun 1981. Dalam jurnalnya, Miller mengatakan bahwa generasi sandwich merupakan keadaan yang menempatkan seseorang dalam tanggung jawab ganda untuk menghidupi dua generasi sekaligus.

Dua generasi ini merupakan generasi atas atau orangtua maupun mertua, dan generasi bawah atau anak maupun adik mereka sendiri.

Generasi Sandwich Sandwich Menurut Pandangan Islam

Beberapa literatur menyebutkan bahwa pembahasan mengenai generasi sandwich ini tidak lepas dari status seorang anak. Anak sendiri tidak akan lepas dari peran orangtua.

Dalam Quran, kata Al-Walad sering di gunakan untuk menyebut kata anak. Kata Al-Walad disebut 60 kali dalam Al-Qur’an.

Kata walad dalam bahasa Arab bentuk jamaknya adalah awlad, yang berarti anak yang dilahirkan oleh orangtuanya, baik ia berjenis kelamin laki-laki maupun perempuan, baik sudah besar maupun masih kecil.

Islam menyebutkan bahwa anak adalah bagian dari ciptaan Allah SWT yang diamanahkan kepada orang tua melalui proses yang penuh perjuangan. Keberadaan anak di dunia tentunya tidak terlepas dari pengorbanan orang tua.

Dalam fenomena generasi sandwich, anak-anak yang dimaksud adalah mereka yang telah memasuki usia produktif dan bekerja, namun memiliki tanggung jawab ganda untuk merawat orang tua.

Dalam Islam, kewajiban seorang anak untuk berbakti kepada orang tua dikenal dengan istilah birrul walidain. Ini adalah hal yang mutlak.

Baca Juga: Profil Dion Markx: Bek Muda Berdarah Indonesia Bidikan PSSI Untuk Timnas U-20 dan Senior

Birrul walidain adalah prinsip dalam agama Islam yang artinya berbakti kepada kedua orang tua.

Dalam Islam, birrul walidain merupakan bagian dari etika seorang Muslim untuk menghormati dan berbakti kepada orang tua

Kewajiaban seorang anak terhadap orang tuanya merupakan perintah lansung yang disampaikan Allah. SWT kepada umatnya hal ini di jelaskan dalam Q.S Al-Isra (17:23). 

“Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah berbuat baik kepada ibu bapak. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berusia lanjut dalam pemeliharaanmu, sekali-kali janganlah engkau mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah engkau membentak keduanya, serta ucapkanlah kepada keduanya perkataan yang baik.”

Generasi Sandwich Adalah Tanggung Jawab dan Berkah dalam Hidup

Islam memandang generasi sandwich adalah fenomena yang sering ditemukan.

Namun, keberadaan seorang anak adalah untuk berbakti kepada orang tuanya, dan begitupun kewajiban untuk mencari nafkah untuk keluarganya.

Dalam Islam, generasi sandwich yang harus menanggung beban atas orang tua, anak dan saudara adalah bentuk ta’awun atau tolong menolong, apalagi dalam konsep keluarga ini menjadi sebuah kewajiban untuk saling peduli.

Sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW: “Ridha Allah itu bergantung kepada ridha orang tua” artinya, Allah akan ridha kepada seorang hamba dikala hamba tersebut memuliakan orang tuanya.

Generasi sandwich memiliki tanggung jawab besar dalam hidupnya dan menunjukkan sikap kepedulian tinggi dalam keluarga. (dhila-mg-iain/kid) 

Editor : Nur Wachid
#pandangan islam #parenting #penjelasan #fenomena #The Sandwich Generation Adult Children of The Aging #anak #birrul walidain #Dorothy A Miller #pola asuh #Generasi Sandwich