Jawa Pos Radar Lawu - Pernahkah kamu merasakan saat ingin meminta bantuan besar dari orang lain, entah rekan kerja atau teman dekat, kita seringkali mendapat jawaban yang kurang memuaskan atau penolakan?
Kita cenderung akan mendengar jawaban, seperti “Aduh, maaf ya, lagi sibuk nih,” atau “Duh, lain kali aja, ya!”
Tapi, tau nggak sih kalau sebenarnya ada trik jitu yang bisa membuat orang lebih sulit menolak permintaan kita?
Trik bisa disebut dengan reciprocity principle, atau prinsip timbal balik. Prinsip ini menyebutkan bahwa pada dasarnya manusia memiliki naluri dasar untuk membalas kebaikan yang mereka terima, sekecil apapun.
Misalkan ketika kita menerima sebuah hadiah, bantuan atau sikap baik, kita secara alami merasa terdorong untuk membalas budi.
Hal ini akan membat orang yang menerima merasa ‘berhutang’ kebaikan dan lebih cenderung mengatakan ‘iya’ ketika kita meminta bantuan berikutnya.
Deri Pristayadi lewat akun TikTok Pribadinya @deri.pristayadi mengajak kita untuk sama-sama mempraktekkan trik ini supaya kita bisa mendengarkan jawaban ‘iya’ saat meminta sebuah bantuan besar ke orang lain
Pentingnya Sebuah Pendekatan Kecil Sebelum Permintaan Besar
Coba bayangkan sebuah skenario sederhana, sepeti ketika kamu baru saja memulai proyek besar di kantor dan butuh bantuan rekan untuk bagian tertentu.
Ketika kamu langsung meminta mereka untuk menyisihkan waktu dan membantumu di tengah jadwal sibuk mereka, responnya bisa jadi kurang menggembirakan.
Tapi, bagaimana kalau kita ubah pendekatannya. Mulailah dengan memberikan kebaikan kecil dulu, semisal dengan membelikan kopi atau memberikan pujian kecil seperti, “Kerjaan presentasi kamu yang kemarin keren banget, jadi inspirasi nih!”
Baca Juga: Profil Kayes Onic, Pernah Diterpa Isu Serupa Video Viral Lydia Onic 12 Menit, Ini Biodata Lengkapnya
Setelah melakukan ini, coba lihat perubahannya saat kamu meminta bantuan besar.
Apakah mereka lebih mudah berkata ‘iya’? Besar kemungkinannya! Mereka merasa ‘terikat’ untuk membalas kebaikan sederhanamu tadi.
Hal ini bukan soal manipulasi, melainkan tentang menciptakan hubungan timbal balik yang positif.
Tips Menerapkan Reciprocity Principle
Trik ini bisa diaplikasikan di mana saja, termasuk di lingkungan kerja. Misalnya, ketika kamu sedang menghadapi deadline ketat dan butuh bantuan besar, mintalah tolong kepada rekanmu.
Misalnya, “Bisa bantu cek slide presentasi saya, nggak?” Setelah mereka setuju, barulah kamu bisa mengembangkan permintaan menjadi bantuan lebih besar, seperti, “Oh, bisa bantu presentasi bareng nggak?”
Karena sudah mengatakan ‘iya’ sebelumnya, orang akan cenderung mengikuti persetujuan yang telah mereka berikan dan menerima permintaanmu selanjutnya.
Mengapa cara ini ampuh? Saat seseorang sudah berkomitmen pada hal kecil, mereka cenderung untuk tetap konsisten pada komitmen itu di level yang lebih besar. (dhila-mg-iain/kid)
Editor : Nur Wachid