Jawa Pos Radar Lawu - Salshadilla Juwita, putri pedangdut Iis Dahlia, secara terbuka menolak untuk tinggal satu rumah dengan sang ibu.
Hal ini terungkap saat keduanya tampil sebagai bintang tamu dalam acara "Pagi Pagi Ambyar" di Trans TV.
Dalam acara tersebut, Iis Dahlia melontarkan pertanyaan kepada Salshadilla mengenai kemungkinan mereka tinggal bersama.
Boleh nggak kalau mama minta kakak untuk tinggal sama mama selamanya?” tanya Iis, dalam sebuah acara televisi pada Minggu, (27/10/2024).
Salsha, yang kini berusia 26 tahun, langsung menanggapi dengan tegas.
“Ih nggak mau,” ujarnya.
Mendengar itu, Iis mencoba membujuknya, “Kan enak, jadi duit elu sama suami ditabung.”
Namun, Salsha tetap pada pendiriannya dan menyebut alasan di balik penolakannya adalah sifat asli sang ibu.
“Mama rebek banget,” ungkap Salsha, merujuk pada sikap Iis yang dirasa merepotkan.
Selanjutnya, Salsha juga mengungkit masalah yang dihadapi adiknya, Devano Danendra, yang kini memilih untuk tinggal terpisah dari rumah keluarga.
“Tahu kan adikku sampai pindah,” ujar Salsha.
Baca Juga: Mengenal Daya Tarik Blitar Fantasy World, Wisata Keluarga Seru di Blitar
Dewi Perssik, yang menjadi pembawa acara, bertanya apakah Salsha juga ingin mengikuti jejak Devano untuk tinggal sendiri.
“Ya iyalah tante, aku tuh ngelihat adikku ‘aduh aku pindah aja apa ya,’” jawab Salsha sambil tersenyum.
Devano sebelumnya sempat mengungkapkan bahwa statusnya sebagai anak seorang artis membuatnya merasa terbebani.
Mantan kekasih Naura itu mengaku bahwa sering kali ia merasa malu menjadi putra dari Iis Dahlia, terutama karena beberapa kontroversi yang melibatkan ibunya.
“Pasti ada aja kayak wartawan (nanya) tanggapan kamu terhadap Mama kamu yang itu, itu beban, berat,” kata Devano dalam acara chanel youtube pada Senin, (27/5/2024) silam.
Devano pun mengaku merasa kesulitan berteman karena keadaan tersebut.
“Gua enggak punya teman. Gua malu lebih ke sebenarnya, lebih ke nongkrong malu nih gua punya nyokapnya Iis Dahlia,” katanya.
Iis Dahlia pun menyadari beban yang dirasakan anaknya, tetapi ia berharap agar Devano bisa memaklumi keadaan itu.
“Akhirnya gue mencoba untuk menerapkan,” ungkapnya, menyiratkan bahwa ia berharap Devano bisa beradaptasi meski dengan tantangan yang ada.
Selain itu, Devano juga mengungkapkan bahwa ia mulai menato tubuhnya sebagai cara untuk meluapkan stres yang dialaminya.
“Tato tuh apa ya, menurut gue adalah hal yang menyenangkan dibanding kita menyakiti yang lain gitu,” jelas Devano.
Devano, mengaku bahwa sebelumnya ia sempat melukai diri sendiri sebagai pelampiasan stres. Namun kini, ia merasa lebih baik melampiaskan emosinya melalui tato.
“Dan tato itu adalah alasan gue (bertahan) sampai sekarang, kenapa gue nato ya daripada gue ngutting (melukai diri-sendiri), mending tato, sama rasanya,” ungkapnya.
Kisah Devano ini menggambarkan betapa beratnya tantangan yang dialami anak dari seorang selebriti, di mana tekanan publik sering kali menjadi beban tersendiri. (okta)
Editor : Riana M.