Jawa Pos Radar Lawu - Nama Brandoville Studios menjadi perbincangan hangat hingga viral di media sosial setelah muncul dugaan kasus bullying dan kekerasan terhadap karyawan.
Fokus dari isu ini berpusat pada Cherry Lai, Co-Owner Brandoville Studios, sekaligus istri dari Ken Lai, CEO studio tersebut.
Cherry Lai kini disorot publik akibat keterlibatannya dalam dugaan penyalahgunaan kekuasaan, bullying, hingga pelecehan terhadap para karyawan di Brandoville.
Dugaan kasus ini mencuat setelah salah satu pengguna media sosial @Adriandhy memposting serangkaian bukti yang berisi laporan kekerasan fisik dan verbal, manipulasi, serta diskriminasi yang dialami oleh beberapa mantan karyawan.
Informasi ini menyebar cepat dan menjadi viral setelah bukti berupa dokumen PDF terkait kasus kekerasan tersebut tersebar di Google Drive.
Ramai Tuduhan terhadap Cherry Lai
Cherry Lai dituduh melakukan bullying terhadap para karyawannya, termasuk meminta mereka melakukan tindakan yang dianggap tidak wajar.
Salah satu contoh yang mencuat adalah Cherry Lai diduga meminta seorang karyawan untuk memukul dirinya sendiri hingga 100 kali dan memotong gaji tanpa alasan yang jelas.
Dugaan ini semakin menguat dengan laporan dari mantan karyawan yang menyatakan bahwa para pekerja di Brandoville Studios sering dipaksa bekerja di luar jam normal dan di bawah tekanan mental yang berat.
Sebelum viral dengan kasus ini, Brandoville Studios sendiri merupakan perusahaan yang cukup dikenal di industri game internasional.
Studio ini terlibat dalam beberapa proyek besar seperti The Last of Us Part 1, Gears 5, Marvel Avengers, hingga Final Fantasy VII Remake.
Namun, sejak rumor kekerasan ini mencuat, nama Cherry Lai menjadi pusat perhatian, dan banyak netizen yang penasaran dengan sosoknya.
Brandoville Studios Ditutup, Munculnya Studio Baru
Berdasarkan laporan yang beredar, Brandoville Studios telah menutup operasinya pada Agustus 2024.
Namun, banyak pihak menduga bahwa para pemimpin studio tersebut, termasuk Cherry Lai, telah membuka studio baru dengan nama Lailai Studios.
Hal ini semakin memicu reaksi keras dari netizen yang menuntut keadilan bagi para karyawan yang diduga menjadi korban.
Hingga artikel ini ditulis, belum ada tanggapan resmi dari pihak Cherry Lai maupun Brandoville Studios terkait tuduhan tersebut.
Para netizen terus menyuarakan keprihatinan mereka terhadap kasus ini dan menunggu klarifikasi lebih lanjut. (kid)
Editor : Nur Wachid