Jawa Pos Radar Lawu – Sosok Yanti di podcast Warung Kopi PWK yang membuat penasaran banyak penonton hingga kini ramai di bicarakan di media sosial. Bagi yang mengikuti konten podcast PWK, pasti sudah tak asing lagi dengan nama yanti.
Podcast yang dibawakan oleh Praz Teguh ini sering memanggil nama Yanti untuk disuruh menyajikan makanan atau minuman.
Uniknya, Yanti ini tidak pernah memperlihatkan wajahnya dalam podcast tersebut. Selama ini yang kelihatan ketika di panggil hanya tangannya saja yang disorot oleh kamera.
"Yanti itu pun juga enggak sengaja, gue manggil aja 'Yanti tolong kopi dong,'dianterin," ujar Praz dikutip dari YouTube Authenticity ID.
Sejak saat itu, karena tidak muncul secara keseluruhan, banyak penonton podcast PWK yang akhirnya penasaran sama identitas Yanti ini.
Menyadari hal ini, akhirnya Praz Teguh menyembunyikan identitasnya dan mulai manggil Yanti tanpa harus memperlihatkan wajah di konten.
"Komen orang banyak, ya jadi orang makin kepo sama Yanti bagaimana, gue mainin terus," kata Praz. "(Padahal) asal ngomong aja, terus gue pikir-pikir, yang anter kopi (Yanti), oke juga nih," sambungnya.
"(Padahal) asal ngomong aja, terus gue pikir-pikir, yang anter kopi (Yanti), oke juga nih," sambungnya.
Praz Teguh pernah mengumumkan mundur dari PWK setelah tiga tahun memnadi acara siniar dengan latar warung kopi tersebut.
Membangun konsep PWK bersama seorang produser HAS Creative, Praz mengaku senang dan tidak menyangka podcast tersebut bisa sebesar sekarang ini.
Oleh karena itu, Praz tak akan mempermasalahkan jika PWK akan diteruskan lagi. Hanya satu keinginan Praz untuk tidak diikutsertakan lagi jika PWK dibuat lagi.
"Terakhir ngobrol, please sarung, peci dan Yanti benar-benar dari otakku. PWK enggak apa-apa bawa, silakan, toh HAS Creative membesarkan namaku juga," kata Praz.
Meskipun hengkang dari PWK, Praz Teguh tidak serta merta jadi pengangguran sebab ada banyak podcast di kanal lain yang menjadi tanggung jawabnya. Salah satunya adah podcast Goyang Lidah di kanal YouTube Deddy Corbuzier.
Praz Teguh pun menegaskan bahwa ia keluar dari PWK bukan karena mengurangi pekerjaan namun murni tidak memperpanjang kontrak dengan pihak manajemennya. (*)
Editor : Riana M.