Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Ringkasan Novel Zoro One Piece, Cerita Plot Twist Si Penghancur Dojo yang Mirip Kisah Samurai Ryuma

Andi Chorniawan • Kamis, 6 Juni 2024 | 20:03 WIB
Novel Zoro One Piece mengandung cerita plot twist sosok penghancur dojo. (One Piece Wiki)
Novel Zoro One Piece mengandung cerita plot twist sosok penghancur dojo. (One Piece Wiki)

Jawa Pos Radar Lawu – Novel Zoro One Piece yang berjudul Zoro - Josho Sasakaze mengandung plot twist pada bagian akhir cerita. 

Zoro saat ini dikenal sebagai salah satu pendekar pedang terkuat, sekaligus orang nomor dua di kelompok Yonko Topi Jerami.  

Namun sebelum menggapai status tersebut, Zoro hanya pendekar pedang biasa.

Nah, perjalanan Zoro sebelum bertemu Luffy dan menjadi bajak laut terkenal dikisahkan dalam novel ini.  

Penulisnya Jun Esaka dan ilustrasinya dipercayakan kepada Nakamaru.

Esaka merupakan penulis novel ringan ulang yang juga menulis One Piece Heroines dan One Piece Odyssey.

Sementara Nakamaru bekerja sebagai ilustrator di novel One Piece Odyssey.

Karena itu, novel Zoro menarik untuk dibaca. 

Berikut ini ringkasan lengkap Novel Zoro yang disadur Radar Lawu dari @pewpiece di platform X.

Bertahun-tahun setelah kematian Kuina, Zoro berkelana dari satu desa ke desa lain di dekat Shimotsuki.

Zoro mendengar dari gadis bernama Himari tentang seorang pendekar pedang berbahaya yang ditakuti penduduk setempat.

Pendekar pedang berbahaya itu dikenal sebagai Hawk-Eye Mihawk.

Hawk-Eye Mihawk mendapat gelar “Penghancur Dojo”.

Gelar itu berkaca pada kemampuannya mengalahkan pendekar pedang terbaik di setiap dojo.

Mihawk disebut telah meraih 2000 kemenangan.

Zoro awalnya terkejut, namun akhirnya bersemangat dan senang mendengar nama orang yang ingin dikalahkan sepanjang hidupnya. 

Karena ingin melawannya, Zoro menunggu di dojo milik gurunya, Koshiro.

Mihawk akhirnya tiba dan memulai konfrontasinya dengan Zoro.

Zoro kemudian menyadari sifat asli pendekar pedang tersebut.

“Tidak mungkin seorang penipu sepertimu bisa menjadi Hawk-Eye Mihawk.”

Mihawk palsu menjawab sambil tertawa.

“Lalu, bagaimana jika bukan saya? Apakah kamu berfikir bisa mengalahkan saya, ‘Penghancur Dojo’ yang telah meraih 2000 kemenangan?”

Zoro kemudian menebas Mihwak palsu dengan satu jurus sembari berkata:

“Akulah yang dijuluki ‘Penghancur Dojo’, dan dengan mengalahkanmu, aku telah meraih kemenangan ke-2001.”

Jumlah kemenangan Zoro itu sama dengan rivalnya, Kuina.

Zoro lantas memutuskan melakukan perjalanan demi bisa berduel dengan Mihawk, pendekar pedang terkuat.

Plot twist Zoro ternyata sosok "Penghancur Dojo" mirip kisah Ryuma, samurai pengembara, dalam cerita One Shot Monster.

Eiichiro Oda merupakan penulis sekaligus ilustrator anime Monster.

Cerita Monster diadaptasi dari kompilasi manga Wanted yang juga karya Oda. 

Bakal ada lebih banyak seri di masa mendatang.

Dia hanya membagikan rangkuman edisi pertama dari Majalah One Piece.

Berikut pratinjau edisi berikutnya:

Zoro akhirnya berangkat dari Desa Shimotsuki untuk menjadi pendekar pedang terkuat.

Apa yang menantinya dalam perjalanan menemukan Mihawk, pendekar pedang terhebat di dunia? (cor)

Editor : Andi Chorniawan
#novel zoro #Plot Twist #novel #one shot monster #ringkasan #zoro one piece #one piece #penghancur dojo #Ryuma