Jawa Pos Radar Lawu - Mengenal Nayla Purnama yang baru-baru ini menjadi sorotan setelah perannya dalam bermain di film Vina sebelum 7 hari yang saat ini sedang ramai di bioskop.
Nayla berperan sebagai Vina, film yang diadaptasi dari kisah nyata yang menceritakan tentang kisah pembunuhan sadis geng motor di Cirebon pada 2016 lalu.
Pada saat proses syuting Film ini Nayla Purnama mengaku tak kuasa menahan haru karena ini juga jadi kesempatan perdananya menjadi pemeran utama.
Nayla Denny Purnama dipilih menjadi pemeran utama karena dianggap mirip mendiang Vina oleh keluarga almarhum Vina.
Sebelum proses syuting Nayla sempat bertemu dengan keluarga Vina.
Selain itu Nayla juga sempat berkunjung ke makam almarhum Vina.
Tak hanya itu, ia juga ditemani oleh nenek Vina yang sempat menangis dan memeluknya saat pertama.
Di sana Nayla berbincang lama dengan sang nenek.
Selain itu Nayla juga meminta doa restu supaya semua proses syutingnya diberi kelancaran sampai Akhir.
"Selama proses syuting karena aku ngobrol lumayan lama sama neneknya, dan pastinya aku meminta (doa) supaya syutingnya lancar.
Dan kalau misalnya emang almarhumah ada ngerasa yang nggak cocok (scene/adegan) bisa kasih kita tanda entah dari syutingnya dihambat atau gimana," ucap Nayla.
Dari situ muncul kekhawatiran Nayla mengenai apa yang diperankannya.
Karena apabila yang diperankan oleh dirinya tidak cocok dengan kejadian aslinya, Nayla berharap Vina dapat memberikan petunjuk berupa apapun seperti terhambatnya proses syuting.
Pada gelap Premiere film Vina : sebelum 7 hari di bioskop XXI Epicentrum Mall, Kuningan, Jakarta Selatan Nayla mengungkapkan pengalamannya.
"Saya sadar saat sedang kesurupan di sela memainkan karakter Vina," kata Nayla.
"Tiba-tiba saja suara saya berubah dan rasanya berat banget," tambah Nayla.
Dia bahkan tidak bisa mengontrol perkataannya dan tidak tahu apa yang terucap dari mulutnya.
Meskipun ia tidak yakin apakah kesurupan itu benar-benar Vina atau tidak, Nayla mengaku bahwa itu mungkin merupakan dukungan dari almarhumah Vina.
"Mau nahan omongan itu kayaknya kok nggak bisa, sampai akhirnya ngomong terus tapi saya nggak tahu apa yang terucap," ujar Nayla.
"Mungkin itu dukungan dia (almarhumah Vina)," kata Nayla.
Meskipun pada awalnya Nayla merasa ragu untuk menerima perang tersebut karena dirasa peran tersebut sangat berat bagi dirinya.
Selain itu ia juga mengaku bahwa film tersebut diambil dari kisah nyata yang membuat dirinya takut apabila tidak sesuai dengan kenyataan pada cerita aslinya.
Namun pada akhirnya dia merasa tertantang dengan memainkan peran utamanya.
Keraguan tersebut hilang ketika Nayla Purnama merasa tertantang dengan peran Vina. (*)
Editor : Riana M.