Jawa Pos Radar Lawu - Seni visual digital saat ini telah menjadi konsumsi di berbagai kalangan usia dan gender.
Tidak lagi hanya digemari remaja, banyak orang dewasa yang turut mengikuti alur ceritanya.
Dahulu, sekitar tahun 90-an awal, seni visual digital yang paling sering ditonton adalah seni visual digital berupa animasi atau kartun.
Target audience dari kartun ini biasanya adalah anak-anak dan remaja.
Seiring berjalannya waktu, seni visual digital semakin berkembang dan memperkenalkan istilah anime sebagai hasil karya baru.
Kartun dan anime merupakan dua karya seni visual digital yang berbeda. Perbedaan utamanya terletak pada karakternya.
Anime merupakan karya seni visual digital yang berasal dari Jepang. Anime berbentuk animasi 2D dan memiliki format serial tv, film animasi dan film pendek.
Karakter yang dapat dijadikan anime bisa berupa apa saja baik manusia, hewan, tumbuhan sampai dengan tokoh fiksi, yang semua ekspresinya sering dilebih lebihkan agar lebih dramatis.
Misalnya ketika salah satu tokoh malu, seluruh wajahnya akan dipenuhi dengan butiran keringat.
Cerita yang diambil juga berasal dari berbagai genre, seperti slice of life, misteri, thriler, komedi, roman, adventure, dan lain-lain.
Cerita pada anime juga lebih kompleks dengan episode atau cerita yang cukup panjang bahkan sampai memiliki banyak part.
Hal ini yang menjadi alasan kenapa anime lebih digemari dan ditonton oleh orang dewasa.
Sedangkan, kartun merupakan karya seni visual digital 2D yang awalnya dikenal dengan karikatur, namun hidup.
Kartun sendiri diproduksi sekitar tahun 1499 sebagai studi atau model sebuah lukisan. Negara yang memperkenalkan kartun adalah Amerika Serikat.
Seperti anime, kartun juga memiliki karakter yang khas dan unik namun lebih sederhana. Karena target audience kartun adalah anak-anak, maka desain karakter yang digunakan juga cenderung simpel, lucu, dan menghibur.
Kebanyakan kartun hanya akan mengambil satu tema untuk seluruh seritanya, misalnya yang paling sering adalah genre komedi dan petualangan.
Selain itu, alur cerita yang terdapat pada kartun dikemas dengan ringan karena ditujukan menghibur anak-anak, sehingga orang dewasa kurang menaruh minat.
Kartun juga memiliki berbagai format seperti anime. Lantas kira-kira One Piece termasuk kartun atau anime, ya? (riz/kid)
Editor : Nur Wachid