Jawa Pos Radar Lawu – Pluton adalah satu dari tiga senjata kuno yang ada dalam manga One Piece. Namanya diambil dari nama dewa. Dua lainnya adalah Poseidon dan Uranus. Pluton dikenal sebagai kapal perang canggih yang memiliki daya hancur luar biasa.
Saking berbahayanya, ada yang mengatakan kekuatannya disebut dengan senjata pemusnah massal. Pluton disebut merupakan salah satu teknologi rahasia yang dihilangkan oleh pemerintah dunia. Senjata ini bagian dari abad kekosongan.
Inilah sederet fakta tentang Pluton:
Pluton sebagai Senjata Berbahaya
Pluton pertama kali disebutkan dalam arc Alabasta. Saat itu, Crocodile menanyakan keberadaan Pluton pada Raja Cobra. Konon, Pluton berbentuk kapal perang paling kuat di dunia. Pluton mampu menghancurkan satu pulau dengan satu tembakan.
Oleh sebab itulah, ada yang mengatakan siapapun yang memilki Pluton berpotensi menaklukkan dunia. Hal ini menjadi salah satu ambisi Crocodile ketika di Alabasta.
Keberadaan Pluton
Keberadaan Pluton tertera dalam salah satu poneglyph yang terletak di Alabasta. Saat itu, Nico Robin telah mengetahui lokasinya, tetapi tidak mengatakan secara detail pada Crocodile. Hal ini membuat Robin dicap sebagai pengkhianat.
Menariknya, kita kembali diperlihatkan keberadaan Pluton di arc Water Seven. Keberadaannya dalam bentuk cetak biru atau blue print yang disimpan oleh Franky. Fakta terkuak saat flashback Franky dan tragedi terbunuhnya Tom.
Tom dikenal sebagai tukang kayu yang membuat kapal Oro Jackson. Kapal yang digunakan Gol D. Roger mengarungi lautan. Tom menyimpan blue print Pluton dan memberikannya pada Iceburg sebelum meninggal.
Karena mengetahui potensi bahayanya, Iceburg menitipkan blue print tersebut pada Franky. Kedua orang ini merupakan murid Tom. Dan mereka berdualah yang membuat kapal Thosand Sunny yang digunakan kru topi jerami.
Keberadaan Pluton kembali terungkap di akhir arc Wano. Setelah memeriksa Poneglyph di ruang bawah tanah kastil shogun, Robin menanyakan fakta yang ia temui di poneglyph alabasta. Poneglyph tersebut mengatakan kalau Pluton berada di negeri Wano. Fakta ini dibenarkan oleh Kozuki Sukiyaki (ayah Kozuki Oden).
Sukiyaki mengajak Robin dan Law menuruni tangga rahasia menuju gua di dasar Gunung Fuji dan mengatakan bahwa Pluton terkubur jauh di bawahnya. Sukiyaki menambahkan perlu menghancurkan tembok di sekitar negara Wano untuk mengambil kembali Pluton. Artinya, senjata kuno ini masih ada.
Kejadian di Inies Lobby
Dalam arc Inies Lobby, Franky mengungkap keberadaan blue print Pluton. Bahkan ia sempat menunjukkannya pada Spandam dan anggota CP 9. Sayangnya, Franky membakar blue print tersebut. Sambil mengatakan bahwa ia telah menghapalnya.
Ada spekulasi dan teori yang mengatakan kalau Thousand Sunny dirancang menyerupai blue print Pluton. Hal ini diperkuat karena kapal kru topi jerami ini dibuat oleh dua murid Tom, yaitu Iceburg dan Franky. (*)
Editor : Riana M.