Jawa Pos Radar Lawu - Robot Ambatron dari Ngawi menguasai berbagai wilayah di Pulau Jawa dan tanah air viral.
Kisah Ambatron berkembang di media sosial, terutama tiktok.
Dari awalnya secuil cerita meme Ambatron menelan banyak korban jiwa di Ngawi, Ambatron memunculkan kreativitas.
Lahir bebebagai versi dan kisah tentang Ambatron dari berbagai akun tiktok lainnya.
Satu cerita Ambatron dengan lainnya seolah saling berhubungan membentuk kisah Ambatron yang bersambung.
Berikut rangkuman hero yang diciptakan melawan Ambatron yang viral dari Ngawi:
- Rusdimus Prime
Rusdimus Prime merupakan robot buatan Profesor Rusdi yang dikirim untuk melawan Ambatron dan pasukannya di Ngawi.
Pengiriman Rusdimus Prime atas perintah Presiden Drs. Ambatusyam yang minta tolong kepada Profesor Rusdi.
Satu-persatu pasukan Ambatron berhasil ditumpas. Bahkan Ambatron dikalahkan Rusdimus Prime.
Meskipun Ambatron ternyata masih hidup dengan upgrade sistem yang baru.
Baca Juga: Duel Sengit Ambatron vs Rusdimus Prime Part 1, Lanjutan The Rise of Ambatron dari Ngawi yang Viral
- Kuat Sparta
Kuat Sparta merupakan satu-satunya pimpinan militer yang tersisa di Ngawi.
Kuat Sparta digadang-gadang sanggup mengalahkan Ambatron.
Menyusul sederet pimpinan pasukan militer lainnya telah dikalahkan Ambatron dan pasukannya.
Belum diketahui pasti, apakah Kuat Sparta berhasil mengalahkan Ambatron.
Duel antara Kuat Sparta dengan Ambatron ini pun dinanti-nantikan.
- Fuadtron
Fuadtron merupakan robot yang ciptakan di laboratorium Mr. Fuad.
Nama Fuadtron langsung diambilkan dari nama penciptanya, Doktor Fuad.
Fuadtron diciptakan dan dirancang khusus untuk membasmi Ambatron dan pasukannya.
Kabarnya, Doktor Fuad menanamkan chip dan upgrade sistem terbaru di atas sistem Ambatron.
Dengan komponen dan peranti lebih canggih itu diprediksi Ambatron bakal lenyap dari Ngawi.
- General Milos
General Milos muncul saat Ambatron dan pasukannya mulai berekspansi dan menjajah daerah Robagor.
General Milos berhasil menyelamatkan warga lokal dari ancaman Ambatron.
General Milos digambarkan seorang prajurit dengan kemampuan khusus untuk bertempur. (kid)
Editor : Nur Wachid