Jawa Pos Radar Lawu – Roku adalah avatar sebelum Aang dan dikenal akan kebijaksanaannya.
Roku memiliki andil besar dalam perjalanan hidup Aang. Terutama sebagai mentor yang memberikan arahan mempelajari berbagai dimensi dunia avatar.
Setelah momen pertempuran saat komet Sozin datang, tim Avatar menang. Aang berhasil memenuhi takdirnya, yaitu mengalahkan Ozai “The Phoenix King”. Artinya, Aang bersama tim avatar berhasil mengakhiri perang 100 tahun.
Tetapi, kisah petualangan Aang, Sokka, Toph, dan Katara belum berakhir sampai di situ. Dalam novel grafis serial Avatar: The Last Airbender, Aang bertanggung jawab memulihkan keseimbangan dunia.
Aang bersama Zuko mengagas Harmony Restoration Movement. Yakni, gerakan untuk mengembalikan para koloni Negara Api di daerah jajahan Ozai ke Negara Api. Ini menjadi bagian misi besar mengembalikan para pengendali elemen ke negara asal masing-masing.
Dalam sebuah diskusi, Zuko membuat Aang berjanji jika suatu saat Zuko berubah kejam seperti ayahnya, Aang harus menghabisinya saat itu juga. Awalnya Aang ragu, kemudian ia menemui avatar Roku.
Avatar Roku pun sepakat dengan program restorasi itu. Dan membenarkan ucapan Zuko. Jika suatu saat Zuko tidak menepati janjinya bahkan menggunakan kekerasan, Aang diharuskan membunuhnya.
Sayangnya, warga negara api yang sudah menetap lama di tanah kolonial memiliki perasaan campur aduk dan banyak yang keberatan untuk meninggalkan tanah kolonial karena sudah berkeluarga.
Sebagian besar dari mereka bahkan ada yang menikah dengan pengendali lain atau warga negara lain.
Zuko terketuk melihat kenyataan itu dan berniat untuk membatalkan rencana armony Restoration Moment. Artinya, ia berniat tidak melanjutkan migrasi rakyatnya di daerah kolonial.
Keputusan ini didengar Aang dan membuat mereka hampir bertarung.
Satu yang menghentikan Aang melawan Zuko adalah mengetahui kenyataan bahwa Zuko merupakan cicit dari avatar Roku.
Aang merasa Zuko bagian dari keluarganya dan menghabisinya bukanlah pilihan yang bijak.
Aang mendengar mendengar penjelasan Katara yang melihat percampuran budaya tersebut sesuatu yang baik. Seperti masa depan mereka, masa depan Katara, dan Aang sendiri yang merupakan dua pengendali elemen yang berbeda.
Aang pun menghormati keputusan Zuko. Sayangnya, Avatar Roku bersikeras agar Aang membunuh Zuko.
Karena bagi Roku, restorasi merupakan satu-satunya jalan kedamaian.
Sempat bersitegang dengan Roku, Aang pun menghancurkan benda yang menghubungkan dirinya dengan Roku. Benda pemberian Roku sebagai jembatan komunikasi. Hal ini justru mempersulit Aang.
Ia kesulitan ketika ingin berkomunikasi dengan Avatar Yangchen. Aang merasa telah memutus sebuah rantai komunikasi dengan avatar sebelumnya.
Tetapi, perseteruan Aang dengan Roku tidak berlangsung lama. Dalam novel grafis edisi selanjutnya, Roku sudah kembali berkomunikasi dengan Aang.
Aang pun akhirnya memisah daerah koloni tersebut dengan pengendalian buminya dan daerah tersebut akhirnya dikenal sebagai Republic City, tempat Tenzin tinggal dan melatih avatar Korra nantinya. (*)
Editor : Riana M.