Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Fakta Azula, Adik Zuko yang Hampir Membunuh Aang dan Mematahkan Siklus Avatar: The Last Airbender

Afifah Wahda Tyas Pramudita • Minggu, 10 Maret 2024 | 17:59 WIB
FAKTA: Azula hampir membunuh Aang dan menjadi pengendali siklus Avatar: The Last Airbender. (IMAGE GOOGLE)
FAKTA: Azula hampir membunuh Aang dan menjadi pengendali siklus Avatar: The Last Airbender. (IMAGE GOOGLE)

Jawa Pos Radar Lawu – Azula, salah satu villain yang kuat dan berkarakter khas dalam serial Avatar: The Last Airbender.

Azula merupakan anak dari Raja Api Ozai dan Putri Ursa. Sekaligus, adik dari Pangeran Zuko.

Selain berbakat dalam menyerang, Azula juga mahir dalam strategi militer dan ahli manipulasi.

Keahliannya ini terbukti mampu menjebol tembok Ba Sing Se dan menguasai Kerajaan Tanah.

Sepanjang serial Avatar: The Last Airbender, Azula terbukti bisa memberikan perlawanan, dan berkali-kali berhasil memojokkan Aang dan kawan-kawan.

Meski begitu, dibalik karakternya yang kejam, ia memiliki luka di masa lalu. Berikut fakta tentang karakter Azula:

Azula memiliki garis keturunan yang istimewa.

Ayahnya Raja Api Ozai merupakan keturunan dari Sozin.

Kita tahu bersama, Sozin adalah raja api yang menciptakan perang dengan bangsa lain.

Dan merupakan awal dari perang panjang 100 tahun.

Meski berteman dengan Avatar Roku, setelah meninggalnya sang Avatar, Sozin-lah yang memerintahkan untuk memburu calon avatar di bangsa pengendali udara.

Ursa, Ibu Azula, adalah keturunan dari Avatar Roku. Artinya, ada dua garis keturunan yang istimewa dalam tubuh Azula.

Meski begitu, Azula bisa disebut juga sebagai pengendali api yang berbakat.

Di usianya yang masih remaja, ia sudah mampu menciptakan petir.

Di mana kita tahu bersama, petir adalah tahap lanjut dalam pengendalian api.

Bakal dan keahliannya dalam mengendalikan api membuat Azula susah dikalahkan.

Bahkan dalam sejarah kerajaan Api, Azula adalah pemimpin pasukan pertama yang berhasil menjebol tembok Ba Sing Se.

Ini berkat keampuhan strateginya yang menggunakan mesin bor raksasa.

Dan jangan lupakan, Azula juga pernah menggulingkan kekuasaan kerajaan bumi dengan keahlian manipulasi.

Awalnya, Azula membantu Kepala Dai Lee untuk mengambil kendali Kerajaan Bumi.

Kita tahu bersama kalau Dai Lee adalah polisi rahasia kerajaan tanah yang mahir dalam pengendalian tanah dan keterampilan tempur lain.

Tetapi, kemudian Azula berbalik menyetir Dai Lee untuk melawan pemimpin mereka, Long Feng.

Ia juga menjadikan dirinya sendiri sebagai pemimpin para Dai Lee.

Semua itu Azula lakukan tanpa bertempur. Betapa berbahayanya manipulasi dari Azula.

Ia mempu mengetahui kapan harus tenang dan kapan harus serius.

Ketika satu Avatar meninggal, akan lahir avatar lain dari negeri yang berbeda.

Kejadian ini adalah sebuah siklus yang terjadi secara terus menerus.

Tetapi, apabila seorang avatar meninggal saat di jiwanya di Negeri Avatar, maka kematiannya ini memutus siklus avatar. Rahasia ini diketahui oleh Azula.

Maka ketika pertempuran Aang, Katara, Azula dan Zuko di akhir season 2 (nantinya), terasa begitu menegangkan.

Dalam pertempuran itu, Azula dan Zuko dibantu oleh pasukan Dai Lee.

Pertempuran sengit ini berakhir ketika Azula menyerang Aang dengan kilat saat ia berada di Negeri Avatar.

Kalau bukan karena Paman Iroh, mungkin saja Katara sudah ditangkap.

Untunglah, Aang masih bisa diselamatkan dengan air penyembuhan milik Katara.

Itulah fakta tentang Azula. Meski sosoknya dikenal kuat, kejam, dan manipulatif, perempuan ini hanyalah remaja tanggung yang labil.

Ia bahkan sempat mengalami depresi saat akan dilantik menjadi Raja Api yang baru.

Karena terbayang oleh sosok Ibunya, Ursa.

Di masa kecil, Azula mati-matian bersikap wajar agar tidak dikira monster oleh ibunya.

Perasaan ini nyatanya menjadi bandul psikologis yang dibawa Azula hingga dewasa dalam serial Avatar: The Last Airbender. (kid)

Editor : Nur Wachid
#Avatar: The Last Airbender #Aang #Zuko #genk #Raja Api Ozai #fakta #azula