Jawa Pos Radar Lawu - Avatar: The Last Airbender yang tayang di Netfilx mendapat acungan jempol sebagian besar penonton dan penggemar. Mereka cukup terkesima dengan akting yang disajikan Netflix.
Namun setelah menonton seluruh episode dari serial live action yang dibintangi oleh Gordon Cormier itu, muncul kekecewaan yang cukup berat dari penggemar berat Aang yang telah menonton seluruh seri animasinya.
Berikut adalah kekecewaan penggemar terhadap casting genk Azula dalam Avatar: The Last Airbender.
1. Azula
Kekecewaan penggemar diungkapkan ketika sosok Azula, adik dari Zuko itu muncul. Otomatis kemunculan visual Azula menjadi kontra karena dinilai tidak sesuai dengan animasi aslinya.
Azula memiliki bentuk wajah tirus dengan tatapan tajam, sehingga membuat karakter itu nampak bengis. Namun pada serial live action kali ini, Azula yang diperankan oleh Elizabeth Yu mangundang penolakan dari sebagian besar penggemar.
Banyak yang mengatakan bahwa karakter Azula menjadi bantet karena wajah Elizabeth Yu yang chubby. Sehingga kurang memancarkan aura garang dan badas yang menjadi dasar karakter Azula. Karena visualnya tersebut, akhirnya karakter Azula ini dinilai gagal diperankan.
2. Ty Lee
Namun tidak hanya itu, lagi-lagi Netflix juga dinilai membuat kesalahan yang serupa dalam pemilihan casting untuk karakter Ty Lee dan Mai.
Ty Lee dan Mai merupakan teman Azula. Mereka merupakan remaja berdarah bangsawan yang sudah menjadi teman Azula dan Zuko sedari kecil.
Ty Lee merupakan sahabat Azula yang ceria dan energik, namun memiliki sisi licik dibaliknya. Ia juga tergabung dalam sirkus negara api setelah krisis identitas yang membuatnya harus kabur dari rumah.
Ty Lee dalam animasinya digambarkan dengan sosok remaja langsing, cantik dan sedikit jenaka. Ia juga sering melakukan akrobat dimanapun dan kapanpun. Karakter Ty Lee ini nampak hyper aktif dalam animasinya.
Berbanding terbalik dengan serial live action kali ini. Visual Ty Lee lagi-lagi digambarkan dengan gadis berwajah chubby yang didominasi ekspresi murung.
Ty Lee sendiri yang seharusnya berpakaian sedikit terbuka karena menampakkan perut langsing itupun berubah menjadi pakaian tertutup. Postur tubuh pemeran Ty Lee ini pun dinilai terlalu gendut untuk memerankan karakter dari Ty Lee.
3. Mai
Mai merupakan anak dari mantan gurbernur korup di era pemerintahan Ozai. Ia kerap kali dipandang sebelah mata karena kelakuan memalukan yang dilakukan ayahnya tersebut. Namun, meski begitu Ia menjadi sekutu Azula dan bermusuhan dengan Tim Avatar.
Mai dalam animasinya merupakan representasi dari orang asia China yang berkulit putih, berwajah panjang dan tirus, serta postur tubuh yang kurus. Ia juga lebih sering memiliki mimik tanpa ekspresi sama sekali. Namun meski demikian, Mai lebih banyak bicara.
Namun kali ini Netflix menyajikan Mai dalam versi berbobot dengan wajah yang sama sekali berbeda dengan ekpetasi penonton. Mai diperankan oleh gadis yang memiliki rahang yang lebar. Hal ini sekali lagi membuat penggemar semakin geram.
Bak balas dendam, entah apa alasan Netflix dibalik pemilihan casting genk Azula dengan begitu ugal ugalan. Meski tidak banyak disorot untuk season pertama ini, visual Azula and The Genk ini akan mempengaruhi penonton dan membuat malas untuk melanjutkan ke season berikutnya.
Pihak Netflix pun belum membeberkan penjelasan lebih lanjut mengenai season kedua dari series Avatar: The Last Airbender itu, karena memang baru merampungkan season pertama dan masih menunggu rating, reaksi, dan penilaian dari penonton serta penggemar berat perjalanan Aang menjadi Avatar: The Last Airbender ini. (riz/kid)
Editor : Nur Wachid