Jawa Pos Radar Lawu - TikTok kembali menghadirkan tren unik menjelang Ramadan. Kali ini, potongan lagu dengan lirik “Tob Tobi Tob Tob Tobi Tob” mendadak viral dan banyak digunakan dalam berbagai video kreatif.
Meski terdengar seperti nyanyian sederhana, ternyata lagu ini memiliki makna yang lebih dalam daripada sekadar lirik yang catchy.
Makna di Balik Lirik “Tob Tobi Tob”
Meski yang viral di TikTok hanya potongan kecil dari lagu ini, makna keseluruhan liriknya sangat indah. Berikut beberapa pesan yang terkandung di dalamnya:
Keindahan Alam sebagai Lambang Cinta
Lagu ini menggunakan metafora alam—seperti burung bulbul, bunga, dan air—untuk menggambarkan perasaan cinta dan kekaguman terhadap seseorang.
Dalam budaya Arab, burung bulbul sering diibaratkan sebagai simbol keindahan suara dan ekspresi perasaan.
Ungkapan Kekaguman dan Rasa Rindu
Lirik-lirik dalam lagu ini menyampaikan perasaan jatuh cinta yang mendalam, seolah-olah sang penyair sedang mengungkapkan kekagumannya kepada seseorang yang sangat ia cintai.
Pengulangan nada dalam “Tob Tobi Tob” menciptakan efek mantra yang menambah kekuatan emosional dalam lagu ini.
Nuansa Religi dan Spiritualitas
Meskipun bukan lagu religi, cara lagu ini dinyanyikan dengan lantunan yang khas mengingatkan pada nada tilawah atau qasidah, sehingga terasa dekat dengan nuansa spiritual.
Tak heran jika lagu ini semakin populer menjelang Ramadan, karena terdengar familiar di telinga banyak orang.
Di balik kesederhanaannya, “Tob Tobi Tob” ternyata menyimpan makna indah tentang cinta, keindahan alam, dan ekspresi perasaan yang dalam.
Tak heran jika lagu ini begitu melekat di hati banyak orang dan menjadi fenomena baru di TikTok.
Lagu ini berasal dari syair Arab klasik berjudul “Sawt Safiri Al-Bulbuli”, yang ditulis oleh penyair Ahmed El Qatane.
Syair ini bukan sekadar lagu viral, melainkan karya sastra bernuansa cinta dan keindahan alam yang sudah dikenal dalam budaya Arab sejak lama.
“Sawt Safiri Al-Bulbuli” berarti “Suara Burung Bulbulku”, yang dalam tradisi Arab sering digunakan sebagai metafora untuk menggambarkan perasaan cinta yang mendalam. (*)
Editor : Riana M.