Jawa Pos Radar Lawu - Labu kuning tak hanya nikmat diolah menjadi kolak atau berbagai jajanan tradisional.
Bahan yang identik dengan warna kuning cerah tersebut juga bisa menjadi campuran kue kamir yang lembut dan menggugah selera.
Kue kamir sendiri dikenal sebagai camilan dengan tekstur empuk dan bagian luar yang sedikit kecokelatan.
Ditambah labu kuning, adonan kue ini memiliki rasa manis yang khas sekaligus warna yang lebih menarik.
Cara membuatnya pun cukup sederhana. Bahan-bahannya mudah ditemukan dan proses memasaknya bisa dilakukan menggunakan cetakan teflon dengan api kecil.
Bahan Kue Kamir Labu Kuning
Sebelum mulai membuat adonan, siapkan seluruh bahan agar proses memasak lebih praktis.
- 100 gram labu kuning
- 250 gram tepung terigu
- 2 butir telur
- 1 bungkus santan instan ukuran 65 ml
- 50 gram margarin, lelehkan
- 120 gram gula pasir
- 1 sendok teh ragi instan
- ½ sendok teh garam
- 1 sachet vanili bubuk
- 250 ml air
Labu kuning menjadi bahan utama yang memberikan rasa sekaligus warna alami pada kue.
Sementara ragi instan membantu menghasilkan tekstur adonan yang lebih mengembang dan empuk.
Cara Membuat Kue Kamir Labu Kuning
1. Kukus dan Haluskan Labu
Langkah pertama, kukus labu kuning hingga matang dan teksturnya lunak. Setelah itu, haluskan labu sampai tidak ada bagian yang menggumpal.
Labu yang sudah halus akan lebih mudah tercampur dengan bahan-bahan lainnya sehingga menghasilkan adonan yang merata.
2. Campurkan Bahan Adonan
Siapkan wadah berukuran cukup besar. Masukkan labu kuning yang sudah dihaluskan bersama tepung terigu, telur, santan instan, gula pasir, ragi instan, garam, vanili bubuk, dan air.
Aduk seluruh bahan hingga tercampur rata. Pastikan tidak ada tepung yang masih bergerindil agar tekstur kue nantinya lebih lembut.
3. Masukkan Margarin dan Diamkan
Setelah adonan tercampur, masukkan margarin yang sudah dilelehkan. Aduk kembali sampai margarin benar-benar menyatu dengan adonan.
Tutup wadah menggunakan kain bersih. Diamkan adonan selama kurang lebih 1 jam agar proses fermentasi berlangsung dan adonan menjadi lebih siap dimasak.
4. Masak Menggunakan Cetakan Teflon
Setelah adonan didiamkan, panaskan cetakan teflon menggunakan api paling kecil. Olesi permukaannya dengan sedikit minyak agar kue tidak mudah menempel.
Tuangkan adonan hingga sekitar ⅔ bagian cetakan. Setelah itu, tutup cetakan dan masak selama kurang lebih 6 menit.
Penggunaan api kecil penting agar bagian luar tidak cepat gosong sementara bagian dalam masih mentah.
5. Balik hingga Matang
Periksa bagian bawah kue. Jika sudah mulai berubah warna menjadi kecokelatan, balik kue secara perlahan.
Masak kembali hingga kedua sisinya matang sempurna. Setelah matang, angkat dan sajikan.(*)
(Azarine Nirwasita Zada, Magang Politeknik Negeri Madiun)
Editor : Tim Content Writer Radar LawuSumber : yummy.co.id